Sidoarjo, Tagarjatim.id – Polresta Sidoarjo masih memburu seorang pria berinisial E (54) yang diduga terlibat dalam kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati. Jasad korban sebelumnya ditemukan di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Penyelidikan kasus ini telah memasuki hari ke-13 sejak penemuan jasad korban. Identitas terduga pelaku mengemuka setelah penyidik mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian dan mencocokkannya dengan data administrasi kependudukan. Pria yang bersangkutan diketahui merupakan mantan pegawai Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, membenarkan bahwa pihak keluarga telah menerima laporan resmi perkembangan penanganan perkara dari penyidik. Kepolisian memastikan proses pengejaran terhadap terduga pelaku masih terus berjalan di lapangan.

“Sampai hari ini, berdasarkan SP2HP yang kami terima, proses penyelidikan masih berjalan dan terduga pelaku belum berhasil diamankan. Kami berharap kepolisian dapat segera menangkap yang bersangkutan agar perkara ini segera menemui titik terang,” ujar Risang, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan data kepolisian, E tercatat memiliki dua alamat tinggal resmi di wilayah yang berbeda. Dokumen kependudukan menunjukkan bahwa pria tersebut terdaftar sebagai warga di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Risang menjelaskan bahwa latar belakang pekerjaan E di lembaga perbankan yang telah bubar sejak 2004 tersebut murni digunakan sebagai bagian dari identitas diri untuk membantu proses pelacakan. Pihak keluarga menyerahkan seluruh pengembangan motif dan detail perkara kepada penyidik kepolisian.

“Informasi mengenai riwayat pekerjaan yang bersangkutan kami peroleh dari hasil penelusuran. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana aparat dapat segera menemukan keberadaannya untuk kepentingan penyidikan,” kata Risang.

Polisi saat ini memperluas area pencarian ke beberapa wilayah di luar Jawa Timur setelah muncul indikasi perpindahan lokasi pelarian. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, pria tersebut diduga sempat berpindah ke wilayah Jawa Tengah hingga ke salah satu pondok pesantren di Jawa Barat.

Pihak kuasa hukum meminta masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan pria dengan ciri-ciri tersebut untuk tidak ragu melapor. Keluarga juga mendesak terduga pelaku agar bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum yang berlaku.

“Kami juga meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri. Jika ada keluarga atau pihak yang mengetahui keberadaannya, sebaiknya segera mengantarkannya ke kantor polisi terdekat agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Risang.

Hingga saat ini, Polresta Sidoarjo bersama tim forensik masih terus mengumpulkan bukti-bukti penunjang untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Petugas juga berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah lain guna mempersempit ruang gerak terduga pelaku yang masih buron.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33