Kota Malang, Tagarjatim.id – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., mengajak sivitas akademika untuk terus menjaga demokrasi dan supremasi hukum dengan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.

Ajakan tersebut disampaikan Yusril saat menjadi pembicara dalam Orasi Kebangsaan yang digelar Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Mengawali orasinya, Yusril mengatakan tema demokrasi dan kearifan lokal memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga dipercaya mengemban berbagai jabatan di pemerintahan.

“Bagi saya tema ini sangat dekat dengan perjalanan hidup pribadi saya dari kecil sampai sekarang. Ini juga merupakan tema yang penting untuk dipahami, direnungkan, dan dihayati bersama,” ujarnya.

Yusril kemudian menceritakan pengalamannya tumbuh di Bangka dalam lingkungan masyarakat yang majemuk. Keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan, menurutnya, menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya sikap saling menghormati sebagai fondasi kehidupan demokrasi.

“Kami terbiasa hidup dalam satu kebersamaan. Ada adat orang Melayu yang sangat kuat, mereka saling menghormati satu dengan yang lain,” katanya.

Dalam paparannya, Yusril juga mengulas perjalanan konstitusi Indonesia, perkembangan sistem ketatanegaraan, pentingnya supremasi hukum, hingga dinamika hubungan negara dan agama dalam sejarah bangsa.

Ia menilai demokrasi yang kuat tidak hanya ditopang oleh konstitusi dan regulasi, tetapi juga harus berakar pada nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yusril di kampus tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh nasional itu menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperkaya wawasan mengenai demokrasi, konstitusi, dan kehidupan berbangsa.

“Suatu kebahagiaan bagi keluarga besar Unikama karena akhirnya Prof. Yusril Ihza Mahendra dapat hadir di kampus kami. Kehadiran beliau menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk mendapatkan pencerahan mengenai demokrasi, hukum, dan konstitusi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Unikama juga meresmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi. Pusat kajian tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan riset, kajian ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan di bidang hukum tata negara, konstitusi, dan demokrasi.

Melalui keberadaan pusat kajian ini, Unikama menargetkan dapat memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab berbagai dinamika demokrasi dan ketatanegaraan di Indonesia.

Hingga kegiatan berlangsung, Yusril masih melanjutkan Orasi Kebangsaannya dengan membahas perkembangan demokrasi Indonesia, tantangan penegakan supremasi hukum, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk sebagai modal utama menuju Indonesia Emas. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33