Kota Batu, Tagarjatim.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pedagang kambing kurban musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Batu. Salah satunya terlihat di kawasan Jalan Sultan Agung yang mulai dipadati lapak penjualan kambing dengan berbagai ukuran dan harga.
Harga kambing kurban yang ditawarkan pun bervariasi, mulai Rp2,5 juta hingga Rp8 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi fisik hewan.
Salah seorang pedagang kambing, Achmad Suwardi, mengatakan bahwa kambing ukuran kecil menjadi pilihan paling terjangkau bagi masyarakat, sementara kambing berukuran besar memiliki harga lebih tinggi.
“Yang paling murah Rp2,5 juta, sedangkan yang paling mahal sekitar Rp8 juta, tergantung ukuran kambingnya,” ujar Wardi, Kamis (14/5/2026).
Ia mengaku saat ini membawa sekitar 22 ekor kambing jenis Jawa untuk dijual selama musim kurban tahun ini. Sebagian kambing berasal dari ternak miliknya sendiri, sedangkan sisanya didatangkan dari luar daerah.
“Kami sudah sekitar seminggu berjualan di sini. Dari 22 ekor, baru lima yang terjual,” katanya.
Meski aktivitas penjualan mulai berjalan, Subhan menilai minat masyarakat tahun ini masih belum seramai tahun sebelumnya.
“Kalau dibanding tahun lalu memang agak sepi. Biasanya seminggu sudah bisa laku 10 sampai 15 ekor,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat dirinya memilih lebih berhati-hati dalam menambah stok kambing.
“Saya tidak berani stok terlalu banyak. Kalau habis ya kulakan lagi sambil lihat perkembangan pasar,” jelasnya.
Selain menjual kambing, pihaknya juga memberikan layanan penitipan gratis bagi pembeli hingga hari pelaksanaan kurban.
“Kalau pembeli belum punya kandang atau belum sempat merawat, kambing bisa dititipkan di sini sampai hari H tanpa biaya tambahan,” tambahnya.
Wardi memastikan seluruh kambing yang dijual dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
“Biasanya menjelang Idul Adha ada pemeriksaan kesehatan dari petugas. Tapi kami pastikan kambing di sini sehat dan memenuhi syarat kurban,” pungkasnya.(*)



























