Kota Malang, Tagarjatim.id – Antusiasme luar biasa terlihat saat agenda spesial pemutaran film drama keluarga paling dinantikan tahun ini, Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan di Kota Malang. Agenda bertajuk “Nonton Duluan” ini digelar di Cinepolis Malang Town Square.

Film garapan Rapi Films, Screenplay Films, dan Vortera Studios ini menyapa penonton di 40 kota seluruh Indonesia, termasuk Malang, pada 9-10 Mei 2026.

Film karya sutradara Kuntz Agus ini sukses membuat emosi penonton di dalam bioskop naik turun sepanjang film diputar.

Mengangkat tema caregiving dan memori keluarga, kisah ini berfokus pada perjuangan Kesha yang diperankan Yasmin Napper, seorang mahasiswi film yang harus merawat ibunya, Yuke (Lulu Tobing), yang mulai kehilangan ingatan akibat penyakit Alzheimer.

Karina Adiba, salah satu penonton mengungkapkan, dirinya ikut terseret emosi saat Kesha berkonflik dengan keluarga dan adik-adiknya.

Sama-sama sebagai anak pertama, ia merasa pesan dalam film ini sangat mendalam, terutama mengenai tanggung jawab menjaga keutuhan keluarga di tengah ujian berat.

“Menjadi anak pertama itu memang berat, harus menopang segala permasalahan keluarga. Tapi kalau kita bisa merangkul semuanya, keluarga bakal kumpul jadi satu lagi. Intinya harus saling menguatkan,” ujar Karin dengan mata berkaca-kaca usai pemutaran film.

Karin menambahkan, bahwa momen yang paling menguras emosi adalah saat Kesha diberitahu ayahnya bahwa sang ibu dalam film tersebut divonis menderita Alzheimer.

Namun, sebagai anak sulung, ayah Kesha berpesan agar kondisi sang ibu harus dirahasiakan dari adik-adiknya.

Hal itu membuatnya teringat akan keluarganya sendiri dan tak kuasa membendung air mata.

“Sesama anak sulung, rasanya seperti ikut dalam film itu,” tambah Karin.

Momen tak terlupakan bagi Karin saat Yuke berpesan kepada anak-anaknya untuk tidak menyerah mengingatkan saat dirinya mulai kehilangan ingatannya akibat penyakit Alzheimer.

“Saat Yuke berpesan kepada anak-anaknya saya langsung teringat keluarga. Langsung lihat HP pengen nelpon ibu dan adik di rumah,” ujarnya.

Tak hanya Karin, penonton lain yang mengaku keluar dari bioskop dengan pandangan baru mengenai betapa berharganya sebuah kenangan. Film ini seolah menjadi pengingat, untuk lebih menghargai setiap detik kebersamaan dengan orang tersayang sebelum memori tersebut memudar.

“Rasanya habis nonton film ini aku mau peluk mama papa seerat mungkin,” ungkap penonton lainnya.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08