Kota Malang, Tagarjatim.id – PMI Kota Malang menyoroti meningkatnya kompleksitas krisis kemanusiaan global. Hal ini disampaikan Ketua Ketua PMI Kota Malang, Imam Buchori, dalam peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia Tahun 2026, Sabtu (9/5/2026).
Ia mengatakan, dunia saat ini tengah menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan serius mulai dari konflik bersenjata, bencana alam, perubahan iklim hingga krisis kesehatan dan sosial yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat peran relawan kemanusiaan semakin penting karena mereka kerap berada di garis terdepan dalam memberikan pertolongan kepada korban bencana maupun kelompok rentan.
“Dalam banyak situasi konflik dan bencana, relawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sering berada di garis terdepan untuk memberikan pertolongan, meski menghadapi tantangan besar dan keterbatasan akses,” ujar Imam Buchori dalam sambutannya.
Ia menegaskan, tema Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia tahun ini yakni “United in Humanity” atau “Bersatu demi Kemanusiaan” menjadi pengingat pentingnya solidaritas global di tengah meningkatnya tantangan kemanusiaan.
Menurut Imam, praktik kemanusiaan tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari individu, komunitas, pemerintah hingga sektor swasta.
“Tema ini sangat relevan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengambil peran dalam praktik kemanusiaan,” katanya.
PMI Kota Malang juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui tindakan sederhana yang dapat membantu sesama.
Selain itu, PMI menilai budaya kemanusiaan perlu terus diperkuat agar masyarakat lebih siap menghadapi berbagai persoalan sosial maupun kebencanaan di masa mendatang.
Imam Buchori turut mengapresiasi kontribusi relawan PMI, donor darah sukarela, serta para mitra yang selama ini mendukung kegiatan kemanusiaan di Kota Malang.
“Dedikasi dan ketulusan para relawan menjadi kekuatan utama PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan,” ungkapnya.
Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia diperingati setiap 8 Mei untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.(*)


























