Ngawi, Tagarjatim.id – Pembangunan kandang ayam petelur di Dusun Girimulyo, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan mangkrak hingga Minggu (19/4/2026).
Proyek yang didanai dari Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 dengan nilai lebih dari Rp200 juta tersebut dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Giri Makmur. Namun, kondisi bangunan kini tampak tidak terawat, dengan sejumlah bagian atap mengalami kerusakan.
Sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat mengaku kecewa atas terbengkalainya proyek tersebut. Mereka meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Ngawi, untuk segera mengusut dugaan permasalahan dalam pembangunan kandang ayam itu.
Salah satu pengurus BUMDes Giri Makmur membenarkan bahwa proyek kandang ayam petelur berkapasitas 800 hingga 1.000 ekor ayam tersebut belum rampung. Hingga kini, fasilitas pendukung seperti instalasi listrik dan peralatan operasional juga belum lengkap.
Ia menjelaskan, setelah dana desa dicairkan, pelaksanaan pembangunan kandang dilakukan oleh pemerintah Desa Girimulyo.
” Proyek kandang ayam itu seluruhnya memang belum rampung seperti juga beberapa fasilitas pendukung seperti instalasi listrik. Pelaksanaan pembangunan kandang ini dilakukan pemerintah desa ” ungkapnya , Minggu (19/4/2926).
Pihak pemerintah desa bersama pengurus BUMDes Giri Makmur telah menggelar rapat dan menyepakati bahwa proses pembangunan, termasuk pengadaan peralatan dan ternak ayam, ditargetkan selesai pada akhir April 2026.
Sementara itu, Kepala Desa Girimulyo, Nonot Tri Wahyono, belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek tersebut saat dikonfirmasi. Ia disebut sedang menghadiri kegiatan pada saat upaya konfirmasi dilakukan. (*)



























