Kota Batu, Tagarjatim.id – Dinas Pendidikan Kota Batu menggelar kegiatan peningkatan kualitas lembaga bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Batu, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut fokus pada penguatan pemanfaatan Papan Informasi Digital (PID) sebagai media pembelajaran berbasis digitalisasi di jenjang PAUD.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pemanfaatan PID yang merupakan bantuan program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“PID ini merupakan papan informasi digital untuk mendukung kurikulum berbasis deep learning. Tujuannya tentu untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Batu,” ujar Alfi.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menuntut para pendidik mampu beradaptasi dengan metode pembelajaran digital yang lebih interaktif dan menarik bagi anak usia dini.

Karena itu, Dinas Pendidikan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang digitalisasi pendidikan guna memberikan transfer knowledge kepada para guru PAUD dan TK.

“Kami berharap seluruh peserta bisa memahami dan memanfaatkan PID untuk mendukung pembelajaran keterampilan maupun pembentukan karakter anak-anak,” jelasnya.

Alfi menegaskan penggunaan media pembelajaran digital di tingkat PAUD penting dilakukan agar proses belajar lebih relevan dengan perkembangan zaman.

“Harapannya tentu meningkatkan skill dan keterampilan para pendidik saat memberikan pembelajaran kepada peserta didik,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Batu, Diana Farianti, menjelaskan kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari.

Pada hari pertama, peserta berasal dari guru PAUD dan TK Kecamatan Batu. Sedangkan hari kedua diikuti guru dari Kecamatan Junrejo dan Bumiaji.

“Dalam program PID ini ada istilah pengimbasan. Sebelumnya beberapa satuan pendidikan sudah mengikuti bimtek dari BPMP Jawa Timur, lalu mereka wajib menularkan ilmunya ke lembaga lain,” terang Diana.

Ia menyebut saat ini terdapat 74 lembaga pendidikan usia dini di Kota Batu yang terdiri dari PAUD, TK, dan Raudlatul Athfal (RA). Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 lembaga telah menerima bantuan PID.

“Sisanya masih dalam proses verifikasi dan validasi data dari kementerian,” katanya.

Diana menegaskan proses pemberian bantuan PID sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Dikdasmen melalui sistem pendataan Diverval Dapodik. Pemerintah daerah hanya berperan dalam pengawasan dan pendampingan teknis.

“Pemda tidak memiliki kewenangan menentukan penerima bantuan. Kami hanya melakukan pengawasan dan bimbingan teknis,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan PID dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk menarik minat belajar anak-anak usia dini di tengah perkembangan teknologi digital.

“Anak-anak sekarang sudah akrab dengan gadget. Maka pembelajaran berbasis digital perlu diimplementasikan dengan tepat, dan PID menjadi salah satu alat pembelajaran yang mendukung itu,” tandasnya.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33