Kota Batu, Tagarjatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggelar pelatihan berbasis kompetensi yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di Hotel Aston Inn Kota Batu, Rabu (20/5/2026). Program tersebut diikuti 120 peserta usia produktif kerja asal Kota Batu dengan berbagai bidang pelatihan sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini.
Pelatihan yang diberikan meliputi digital marketing, commercial make up, barista, hingga operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program ini disiapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab tantangan transformasi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti program pelatihan tersebut. Menurutnya, kesempatan memperoleh keterampilan dan sertifikasi kompetensi harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal menghadapi persaingan kerja di era modern.
“Saya ucapkan terima kasih untuk adik-adik sekalian karena kegiatan ini sangat berarti dan berguna. Kami mohon kegiatan ini diikuti dengan rajin dan semangat,” ujar Heli.
Dalam sambutannya, Heli juga membagikan pengalaman pribadinya saat bekerja sebagai marketing di perusahaan farmasi selama hampir tujuh tahun. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi proses penting dalam membentuk mental, karakter, dan kemampuan menghadapi tantangan dunia kerja.
“Kalau kita hanya mengandalkan ijazah tetapi tidak punya hard skill maupun soft skill, maka akan sulit bertahan di era yang serba cepat saat ini,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya konsistensi belajar, membangun kemampuan diri, serta menjaga integritas dan kepercayaan dalam dunia kerja maupun usaha.
“Kuncinya belajar, konsisten, dan amanah terhadap kepercayaan atau trustworthy,” tambahnya.
Selain meningkatkan kompetensi kerja, Heli berharap peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia mendorong generasi muda tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kejar sertifikasi kompetensi yang lebih tinggi lagi levelnya, jadilah agen perubahan, sebarkan ilmu, dan buka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota Batu bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Deden Rinifiandi, juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh peserta pelatihan.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja muda Kota Batu yang adaptif, kreatif, dan siap bersaing di tengah perkembangan industri dan transformasi dunia kerja yang terus berubah.(*)
























