Kota Malang, Tagarjatim.id – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) memperluas jejaring kemitraan dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (UPT PT & HMT) Batu. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) tersebut menjadi langkah strategis bagi Fapet Unikama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa, khususnya melalui pengalaman belajar langsung di dunia kerja.

Dekan Fakultas Peternakan Unikama, Dr. Enike Dwi Kusumawati, mengatakan pihaknya terus membangun sinergi dengan instansi pemerintah maupun dunia usaha dan industri agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktik yang sesuai dengan kebutuhan sektor peternakan.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kelas. Mereka juga harus belajar langsung di lapangan agar mampu menghubungkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di dunia kerja. Karena itu, kami terus menghadirkan mitra yang mampu mendukung proses pembelajaran secara nyata,” ungkapnya, Jumat (10/7/2026).

Menurut Enike, Fakultas Peternakan Unikama mewajibkan mahasiswa menempuh mata kuliah Praktik Kerja Lapang (PKL) berbobot empat SKS. Kebijakan tersebut menuntut fakultas menyediakan lokasi praktik yang representatif agar mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan teknis sekaligus memahami budaya kerja di sektor peternakan.

UPT PT & HMT Batu dinilai menjadi mitra yang tepat karena memiliki berbagai fasilitas dan program yang mendukung proses pembelajaran. Sebagai unit teknis di bawah Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, UPT tersebut mengelola program pembibitan dan pemuliaan sapi perah, pengembangan hijauan makanan ternak, penyediaan bibit ternak unggul, hingga pelatihan, magang, dan penyuluhan bagi masyarakat.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa Fapet Unikama akan memperoleh kesempatan mengikuti program PKL dan magang di UPT PT & HMT Batu. Selama menjalani praktik, mahasiswa dapat mempelajari proses pembibitan sapi perah, manajemen pakan, pengelolaan hijauan makanan ternak, hingga berbagai aktivitas operasional yang menjadi bagian dari pengelolaan peternakan modern.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa, kedua institusi juga sepakat memperkuat kolaborasi penelitian. Dosen dan mahasiswa akan didorong melakukan riset mengenai pembibitan sapi perah, pengembangan hijauan makanan ternak, serta inovasi teknologi peternakan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor peternakan di Indonesia.

Kerja sama tersebut juga membuka peluang lebih luas dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Dosen dan mahasiswa Fapet Unikama dapat terlibat dalam pelatihan, workshop, maupun kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan UPT PT & HMT Batu sebagai upaya meningkatkan kapasitas peternak melalui penerapan teknologi dan inovasi di bidang peternakan.

Enike menambahkan, kolaborasi ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Fapet Unikama memperoleh akses terhadap sarana praktik, data lapangan, dan fasilitas pembelajaran, sedangkan UPT PT & HMT Batu mendapatkan dukungan sumber daya akademik, hasil penelitian, serta gagasan inovatif dari sivitas akademika.

“Melalui kerja sama ini kami ingin menciptakan hubungan yang saling menguatkan. Kampus menyediakan sumber daya akademik dan inovasi, sementara UPT menyediakan ruang belajar yang nyata bagi mahasiswa. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan peternakan di Indonesia,” pungkasnya. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33