Sidoarjo, Tagarjatim.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menuntaskan pengawalan pemberangkatan 43.998 jemaah dan petugas haji Embarkasi Surabaya tahun 2026. Tuntasnya pengawalan ini seiring keberangkatan Kloter 116 sebagai kelompok terbang terakhir dari Asrama Haji Sukolilo menuju Bandara Internasional Juanda.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Agus Winarto mengatakan jika ada total 43.998 orang telah diberangkatkan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, yang terdiri dari 43.535 calon jemaah haji dan 463 petugas haji.
“Keberhasilan pemberangkatan 116 kloter jemaah haji Embarkasi Surabaya merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Pada musim haji tahun ini, Bandara Internasional Juanda kembali menerapkan layanan Makkah Route. Program tersebut memungkinkan pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi dilakukan sejak jemaah masih berada di Indonesia.
Melalui layanan itu, jemaah menyelesaikan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi di Embarkasi Surabaya sebelum keberangkatan. Setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak lagi menjalani pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju akomodasi yang telah disiapkan.
“Pelaksanaan Program Makkah Route tahun ini juga menjadi bagian penting dalam memberikan kemudahan dan percepatan layanan bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Agus.
Keberangkatan Kloter 116 dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Pelepasan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Embarkasi Surabaya kembali menjadi salah satu embarkasi terbesar di Indonesia dengan melayani jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan wilayah sekitarnya. Seluruh proses pemberangkatan dilakukan bertahap melalui Bandara Internasional Juanda dengan dukungan sejumlah instansi terkait.(*)

























