Kota Batu, Tagarjatim.id – Lonjakan wisatawan mulai terlihat di Kota Batu selama libur Idul Fitri 1447 H. Hingga Selasa (31/3/2026) pukul 14.55 WIB, jumlah kunjungan tercatat mencapai 266.931 wisatawan. Namun di sisi lain, tingkat hunian hotel justru masih tergolong rendah.

Data sementara dari Dinas Pariwisata Kota Batu menunjukkan, okupansi hotel harian baru menyentuh angka 27,07 persen, dengan jumlah kunjungan harian sebanyak 98 wisatawan. Sementara akumulasi wisatawan yang menginap tercatat 47.230 kunjungan atau 40,64 persen dari total data yang masuk.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengakui adanya ketimpangan antara jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian akomodasi.

“Memang ada selisih cukup jauh. Ini karena banyak wisatawan yang datang tanpa menginap, terutama dari daerah sekitar Kota Batu,” ujarnya.

Sebaliknya, kunjungan ke daya tarik wisata (DTW) justru menunjukkan angka yang lebih tinggi. Tercatat 982 kunjungan harian dengan persentase 46,85 persen. Total akumulasi kunjungan ke destinasi wisata bahkan mencapai 219.701 wisatawan.

Onny menambahkan, data tersebut masih bersifat sementara karena baru mencakup 56,69 persen laporan dari 90 usaha akomodasi dan 50 daya tarik wisata yang dipantau selama periode 14 Maret hingga 5 April 2026.

“Belum semua pelaku usaha melaporkan, termasuk sektor kuliner dan homestay. Kalau seluruh data masuk, jumlah kunjungan pasti jauh lebih besar,” jelasnya.

Ia juga memprediksi lonjakan wisatawan akan semakin terasa dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekati puncak arus libur Lebaran.

“Biasanya puncak kunjungan terjadi setelah hari H Lebaran. Kami masih menunggu pergerakan berikutnya,” tambahnya.

Dinas Pariwisata pun terus memantau perkembangan kunjungan wisatawan sebagai bahan evaluasi dalam pengelolaan sektor pariwisata di Kota Batu. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33