Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo menggelontorkan anggaran besar untuk pengadaan benih tanaman pangan. Tak tanggung-tanggung, nilainya nyaris mencapai Rp 1 miliar, difokuskan untuk penyediaan benih padi dan jagung. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah.
Kepala Dispaperta Sidoarjo, Eni Rustianingsih, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program melibatkan institusi TNI dan Polri. “Itu untuk program ketahanan pangan bersama TNI dan Polri,” ucapnya.
Eni menegaskan bahwa program ini bukan kelanjutan dari proyek sebelumnya, melainkan merupakan program baru yang langsung ditugaskan oleh pemerintah pusat. “Perintah dari pusat, dari presiden,” ujarnya.
Merujuk dokumen Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pengadaan benih dilakukan menggunakan metode penunjukan langsung. Nilai pekerjaan ini ditetapkan sebesar Rp 783 juta dalam HPS, dari total pagu anggaran Rp 966 juta.
Dua komoditas utama yang menjadi fokus dalam pengadaan ini adalah benih padi dan benih jagung. Keduanya termasuk dalam kategori KBKI 2015 dan dianggap sebagai komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pengadaan tersebut mensyaratkan sejumlah ketentuan administratif dan teknis kepada penyedia yang ditunjuk. Mulai dari kepemilikan izin usaha perdagangan besar palawija, pengalaman proyek sejenis, hingga komitmen dalam menjunjung integritas pelaksanaan.
Menariknya, hanya satu perusahaan yang tercatat sebagai penyedia dalam proyek Dispaperta kali ini. Adalah CV Mega Raya yang dipercaya untuk mengeksekusi seluruh pengadaan benih senilai hampir Rp 1 miliar itu. (*)
























