Lamongan, Tagarjatim.id – Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan adalah pengecoran Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 170 meter untuk mempermudah akses petani menuju area persawahan.
Pengerjaan jalan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh Babinsa Desa Tlemang Koramil 0812/06 Ngimbang, Sertu Muin, bersama warga setempat. Kebersamaan TNI dan masyarakat terlihat saat bahu-membahu menyelesaikan pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses utama aktivitas pertanian.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang masih berupa tanah kerap menjadi kendala, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin dan berlumpur membuat kendaraan pengangkut hasil panen maupun alat mesin pertanian sulit melintas.
Sertu Muin mengatakan pembangunan jalan usaha tani ini menjadi salah satu prioritas dalam Pra TMMD karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian masyarakat.
“Jalan usaha tani sepanjang 170 meter ini merupakan akses utama warga menuju area persawahan. Dengan peningkatan kualitas jalan menjadi cor beton, kami berharap transportasi alat mesin pertanian maupun pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujarnya di sela kegiatan, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan membantu memperlancar mobilitas petani sekaligus menekan biaya distribusi hasil panen sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Arm Yusniady, mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama warga dalam menyukseskan program Pra TMMD.
Ia menjelaskan, percepatan pengerjaan pada tahap Pra TMMD dilakukan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal sebelum pembukaan resmi TMMD ke-129.
“Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program TMMD. Kami berharap pembangunan jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani,” katanya.
Salah seorang petani Desa Tlemang, Sarji, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini diimpikan akhirnya mulai dibangun melalui program TMMD.
Menurutnya, keberadaan jalan cor akan memudahkan petani saat mengangkut hasil panen maupun membawa alat pertanian ke sawah tanpa khawatir terjebak lumpur.
“Kalau jalannya sudah dicor seperti ini, ongkos angkut hasil panen bisa lebih murah. Motor maupun traktor juga bisa lewat dengan lancar tanpa takut amblas. Terima kasih kepada TNI yang sudah membantu membangun jalan sawah kami,” ungkapnya.
Melalui pembangunan Jalan Usaha Tani ini, Kodim 0812/Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap produktivitas sektor pertanian semakin meningkat. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil panen sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Tlemang secara berkelanjutan. (*)


























