Kota Malang, Tagarjatim.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) merayakan Dies Natalis ke-69 di bulan Mei 2026. Momentum hari jadi kali ini menjadi ajang refleksi mendalam, sekaligus penegasan komitmen Unikama untuk mencetak generasi berdaya saing global tanpa kehilangan identitas kulturalnya.
Hal itu tercermin dalam tema Dies Natalis yang diusung tahun ini yakni “Bertindak Lokal, Berwawasan Global, Harmonis Kultural.”
Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., mengungkapkan bahwa tema ini dipilih karena menyadari realitas Unikama sebagai kampus multikultural. Mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan di kampus ini datang dari berbagai penjuru tanah air, mulai dari Sumatera hingga Papua.
Melalui fondasi lokal yang kuat, Rektor berharap civitas akademika Unikama memiliki jiwa toleransi yang tinggi, mampu menghargai perbedaan, dan cakap bekerja sama lintas etnis, agama, maupun golongan ketika terjun ke masyarakat.
“Nilai kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kunci utama agar Unikama kian berkembang dan memiliki integritas,” tutur Prof. Sudi kepada tagarjatim.id, Jumat (22/5/2026).
Semangat kebersamaan tersebut diimplementasikan langsung dalam rangkaian acara puncak peringatan dies natalis yang digelar pada Rabu (20/5/2026). Unikama melibatkan seluruh mahasiswa dalam berbagai lomba komunal untuk memupuk rasa memiliki terhadap institusi.
“Esensi lomba ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan bagaimana mahasiswa belajar menghargai orang lain dan bekerja sama di dalam tim. Makanya, mayoritas lomba dikonsep dalam bentuk tim,” jelas Prof. Sudi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kompetisi fashion show kostum daur ulang yang unik dan kreatif. Kompetisi ini menjadi bagian dari hampir 20 jenis kegiatan ilmiah, seni, dan olahraga yang telah bergulir sejak April 2026 lalu.
Dalam ajang fashion show tersebut, sebanyak 12 peserta perwakilan dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) memamerkan busana hasil kreativitas pemanfaatan limbah.
Diadakannya kompetisi kostum daur ulang ini juga menjadi bukti nyata komitmen Unikama dalam mewujudkan gerakan Green Campus. Pihak rektorat ingin agar civitas akademika memiliki kepekaan tinggi terhadap isu lingkungan.
“Ini salah satu bentuknya, bagaimana kita memanfaatkan limbah untuk aktivitas sehari-hari. Mereka kita beri tantangan untuk fashion show dengan bahan daur ulang, yang dibuat sendiri,” urai Rektor.
Momentum pertambahan usia ke-69 ini juga ditandai dengan lompatan inovasi akademik yang adaptif. Menjawab kebutuhan pasar modern, Unikama berencana membuka program studi baru, yaitu Digital Marketing.
“Kita melihat digital marketing sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Secara SDM, sarana pendukung, hingga perekrutan dosen baru sudah siap, tinggal mengajukan saja. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa menerima maba,” pungkas Prof. Sudi Dul Aji.
Senada dengan Rektor, Ketua PPLP PT PGRI Malang, Drs. Agus Priyono, M.Pd., serta Ketua Panitia Dies Natalis, Leny Latifah, berharap momentum ke-69 tahun ini menjadi pijakan kuat bagi Unikama untuk terus berlari menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, namun tetap kukuh memegang teguh keharmonisan multikultural.(*)

























