Sidoarjo, Tagarjatim.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membeli sapi kurban jenis limosin berbobot hampir 1 ton dari peternak di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sapi jantan berusia 4,5 tahun itu akan disalurkan sebagai bantuan presiden untuk masyarakat Kecamatan Jabon pada Hari Raya Idul Adha 2026.
Peternak sapi, Koiyik, mengatakan transaksi tersebut menjadi pengalaman pertama baginya menjual ternak kepada tokoh negara. Ia menyebut proses negosiasi berlangsung singkat hingga tercapai kesepakatan harga Rp 102 juta.
“Harganya kemarin saya nawarin Rp 105 juta, terus dinego turun Rp 3 juta jadi tinggal Rp 102 juta,” kata Koiyik, Kamis (21/5/2026).
Koiyik mengaku akan menggunakan hasil penjualan sapi itu untuk menambah usaha peternakannya dengan membeli bibit sapi baru.
“Uang hasil penjualan sapi ini akan saya gunakan untuk membeli sapi lagi, biar peternakan saya semakin berkembang,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi bantuan presiden tersebut. Tim dokter hewan memastikan kondisi ternak sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispaperta Sidoarjo drh. Erwin Priatmoko memastikan jika tim tidak menemukan gejala penyakit pada sapi selama pemeriksaan.
“Alhamdulillah sehat, tidak ditemukan gejala seperti PMK ataupun LSD dan penyakit lainnya. Jadi rekomendasi sebagai ternak kurban untuk disembelih,” kata Erwin.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim dokter hewan juga memberikan tambahan multivitamin untuk menjaga kondisi fisik sapi hingga waktu penyembelihan. Peternak diminta menjaga kualitas pakan dan menghentikan penggunaan obat berbahan kimia keras guna menghindari residu pada daging.
“Kami berikan multivitamin supaya sapi tetap fresh dan sehat sampai waktu pemotongan. Dari pihak Satpres juga menginstruksikan peternak supaya memberikan pakan yang baik dan menjaga kesehatannya,” ujarnya.
Pemerintah daerah bersama pihak kepresidenan menjadwalkan pengiriman sapi dilakukan sehari sebelum Idul Adha. Kecamatan Jabon dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan kurban berdasarkan pertimbangan kebutuhan masyarakat setempat.
“Insyaallah atas arahan Pak Bupati untuk diberikan di masjid di Jabon. Mungkin pertimbangannya daerah Jabon yang paling layak menerima bantuan daging sapi banpres ini,” pungkas Erwin.(*)
























