Kota Batu, Tagarjatim.id – Setelah menunggu lebih dari satu dekade, Wali Kota Batu, Nurochman, akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Penantian panjang tersebut berakhir setelah namanya masuk dalam daftar keberangkatan jemaah haji reguler tahun ini.
Cak Nur, sapaan akrabnya, dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Ia tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 yang masuk gelombang pertama pemberangkatan jemaah haji Indonesia.
“Alhamdulillah, tahun ini bisa berangkat. Saya masuk kloter 4 dan berangkat tanggal 22 April,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia mengungkapkan, proses panjang yang dijalaninya dimulai sejak mendaftar sebagai calon jemaah haji pada 2012. Selama kurang lebih 14 tahun, ia harus menunggu sesuai sistem antrean yang berlaku.
Bagi Cak Nur, lamanya masa tunggu tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang harus dijalani dengan penuh kesabaran.
“Ini sudah waktunya, mohon doa agar semuanya diberi kelancaran,” katanya.
Keberangkatan orang nomor satu di Kota Batu ini juga menjadi perhatian masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, ia tetap menjalani proses pendaftaran haji sebagaimana masyarakat umum tanpa jalur khusus.
Fenomena antrean panjang haji sendiri masih menjadi tantangan di Indonesia. Tingginya jumlah pendaftar setiap tahun membuat waktu tunggu keberangkatan di berbagai daerah bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya soal kesiapan finansial, tetapi juga kesiapan waktu dan kesabaran dalam menanti giliran.
Selain itu, perjalanan ibadah haji juga diharapkan menjadi momen refleksi bagi seorang pemimpin. Nilai-nilai spiritual yang diperoleh di Tanah Suci diharapkan dapat memperkuat integritas, kepemimpinan, serta kedekatan dengan masyarakat.
Doa pun mengalir dari berbagai pihak agar seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani Cak Nur berjalan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.(*)
























