Sidoarjo, Tagarjatim.id – Bupati Sidoarjo memberikan teguran lisan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, terkait kehadirannya dalam acara buka puasa bersama pada Jumat (06/03/2026) lalu yang dikemas dalam suasana glamor dan mewah bertema Bollywood, yang sempat viral di media sosial.
Menurut Bupati Sidoarjo, Subandi, teguran tersebut sebagai bentuk evaluasi internal terhadap jajarannya. Meski acara itu merupakan undangan resmi, ia menilai pejabat daerah tetap perlu memperhatikan sensitivitas masyarakat.
“Teguran secara lisan pasti saya sampaikan kepada Bu Sekda. Biar nanti, niatnya dia itu kan sebenarnya tidak ada niat yang tidak baik,” ujar Subandi, Senin (16/3/2026).
Subandi menjelaskan bahwa kehadiran Sekda dalam acara tersebut semata-mata untuk memenuhi undangan pihak penyelenggara. Ia menambahkan bahwa kegiatan itu juga dihadiri sejumlah tokoh lain, termasuk unsur pimpinan kepolisian daerah.
“Di sana itu bukan Bu Sekda saja, Pak Kapolda juga diundang. Di sana itu menyiapkan busana untuk dilombakan. Itu hanya undangan saja,” lanjutnya.
Menurutnya, acara tersebut sejatinya hanya bertujuan untuk mempromosikan fasilitas Gedung Mahabarata Palace Graha Unesa, Kota Surabaya, milik Unesa.
Gedung tersebut biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan besar seperti pernikahan dan pertemuan penting lainnya. Namun saat bulan Ramadan ini, kondisi gedung itu cenderung sepi sehingga pihak pengelola menggelar kegiatan buka puasa bersama.
“Tujuannya Bu Sekda hadir itu agar rumah makan yang ada di Unesa yang biasanya dipakai untuk event pernikahan dan lain-lain itu bisa ramai. Hari itu kan tidak ada kegiatan, makanya dipakai untuk buka puasa bersama. Harapannya hanya itu saja,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati Sidoarjo tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kehadiran jajarannya dalam kegiatan itu menimbulkan ketidaknyamanan dan kegaduhan.
Ia menegaskan bahwa teguran lisan tetap diberikan sebagai bentuk pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya pribadi sebagai pimpinan daerah, kalau ada yang terganggu, saya mohon maaf. Niatnya hanya untuk menghormati bulan Ramadan melalui event buka bersama,” pungkasnya.
Sebelumnya, beredar video dan foto acara buka bersama yang dihadiri oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajaran camat yang diselenggarakan dengan konsep mewah bertema Bollywood.
Hal ini memicu kritik tajam dari warga yang menilai kontras antara kemewahan konsep acara dengan kondisi infrastruktur di Sidoarjo. Sejumlah warga menyoroti masalah jalan rusak di beberapa wilayah yang dinilai lebih mendesak untuk ditangani daripada menggelar acara dengan tema khusus.(*)
























