Sidoarjo, Tagarjatim.id – Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun merdu dari sebuah sudut ruangan rumah milik Erwin Dian Rosyidi, warga Perumahan Citra Garden, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Di balik suara merdu itu, jemari Erwin perlahan membalik lembaran kertas kuno berusia dua abad yang dihiasi iluminasi emas peninggalan era Sri Susuhunan Pakubuwana IV (1788–1820 M).

Erwin Dian Rosyidi, pemilik Al-Qur’an kuno tersebut, menyebut bahwa mushaf itu merupakan hasil tulisan tangan Ki Atma Perwita, seorang abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat pada masanya, yang ditulis atas perintah Pakubuwana IV.

“Butuh perjuangan panjang untuk mendapatkan Al-Qur’an ini. Alhamdulillah, akhirnya Al-Qur’an berusia dua ratus tahun ini bisa saya dapatkan dan masih bisa saya baca,” ujarnya, Rabu (25/02/2026).

Meski Al-Qur’an tersebut ditulis tangan, tulisannya sangat rapi. Ukuran hurufnya pun seragam dan terlihat teratur di setiap halaman. Sekilas, jenis tulisannya mirip salah satu jenis kaligrafi Arab yang paling umum digunakan untuk penulisan Al-Qur’an, yakni khat Naskhi.

“Kalau dilihat sekilas mirip khat Naskhi, tetapi saya menduga bentuknya berbeda, lebih bergaya tulisan khusus yang menjadi ciri khas Keraton Surakarta,” jelasnya.

Daya tarik utama mushaf ini terletak pada aspek visualnya. Setiap perpindahan juz ditandai dengan iluminasi bermotif batik. Bingkai hiasan tersebut dilapisi tinta emas yang terlihat sangat menonjol, terutama pada bagian awal Surah Al-Kahfi.

“Setiap pergantian juz ada lukisannya. Menariknya, di akhir ayat dan di tepi lukisan terdapat bingkai lurus dengan tinta emas. Menurut peneliti, itu emas asli, walaupun saya tidak tahu kadarnya,” terangnya.

Erwin, yang juga mengoleksi beberapa Al-Qur’an kuno, menyebut bahwa mushaf Al-Qur’an beriluminasi emas yang ditulis tangan oleh Ki Atma Perwita atas perintah Pakubuwana IV ini telah ia miliki sejak 2024. Diketahui, mushaf tersebut hanya ada tiga buah di Indonesia.

Mushaf pertama dimiliki Keraton Yogyakarta dan dikenal sebagai Kanjeng Kiai Qur’an. Mushaf kedua disimpan di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah. Sementara itu, mushaf ketiga kini tersimpan rapi di rumahnya.

“Setahu saya, mushaf Al-Qur’an tulisan tangan Ki Atma Perwita ada tiga yang ditemukan di Indonesia, salah satunya yang saya simpan ini,”pungkas Erwin.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33