Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad seorang perempuan di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Jasad korban ditemukan pada Selasa (17/2/2026) setelah warga melaporkan adanya mayat yang mengapung di sungai tersebut. Penemuan pertama kali dilakukan oleh seorang warga bernama Sukari yang saat itu tengah mencari kayu bakar di sekitar lokasi.
Kepala Satreskrim Polres Malang, AKP Hafiz Prasetya Akbar, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Awalnya ada seorang pencari kayu di aliran Sungai Jilu yang menemukan mayat perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar Hafiz saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Jabung dan dilanjutkan dengan penanganan oleh Tim Inafis. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan area serta mengevakuasi jasad korban.
Menurut Hafiz, kondisi korban saat ditemukan cukup mengenaskan. Korban ditemukan tanpa busana, kedua tangan terikat, serta mulut tersumpal kain. Selain itu, tubuh korban telah membengkak diduga akibat berada di aliran sungai selama beberapa hari.
Kondisi tersebut menyulitkan proses identifikasi awal. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar guna dilakukan autopsi.
“Karena kondisinya diduga sudah berhari-hari berada di aliran sungai, maka kami putuskan untuk membawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar sementara, belum ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hingga lima hari sebelum ditemukan.
Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian serta memperjelas kronologi kejadian.
“Nanti akan diketahui penyebab kematian, termasuk berapa lama korban berada di air berdasarkan hasil autopsi. Kami minta rekan-rekan media untuk menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Hafiz.(*)

























