Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Darmadi S.Sos resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/2/2026). Dalam pemungutan suara, Darmadi meraih 40 suara, unggul atas rivalnya, Zia Ulhaq, yang memperoleh 19 suara.

Musorkablub tersebut digelar untuk memilih ketua baru pergantian antar waktu (PAW) periode 2026–2028, menyusul pengunduran diri Ketua KONI sebelumnya, Rosyidin, pada akhir Desember 2025.

Menanggapi hasil tersebut, Zia Ulhaq menyampaikan ucapan selamat kepada Darmadi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang sempat terjadi dalam forum.

“Selamat untuk Pak Darmadi. Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila sempat terbawa emosi hingga naik meja. Itu terjadi karena kami menilai pimpinan rapat tidak fair dan terkesan berat sebelah,” ujar Zia.

Latar Belakang dan Proses Pemilihan

Saat ini, Darmadi diketahui menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan. Sementara Zia Ulhaq merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD setempat.

Musorkablub dihadiri seluruh pengurus KONI dan 69 cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Malang. Sidang dipimpin Siswarno Mulyadi MPd yang dalam struktur organisasi menjabat Wakil Ketua II KONI Kabupaten Malang.

Selama jalannya sidang, forum sempat diwarnai ketegangan. Zia menuding pimpinan rapat tidak netral dan mengarahkan forum untuk memilih Darmadi secara aklamasi. Menurutnya, mekanisme yang ditawarkan hanya melalui angkat tangan, bukan pemungutan suara tertutup.

Pendukung Zia pun melayangkan interupsi. Perdebatan berlangsung sengit, bahkan Zia sempat naik ke atas meja sambil menyampaikan protes dengan pengeras suara. Ia menilai proses pemilihan tidak berjalan sesuai prinsip demokrasi.

“Kami berharap fair play. Namun panitia dan pimpinan sidang terkesan menggiring forum agar terjadi aklamasi. Itu yang kami sesalkan,” tegasnya.

Zia mengungkapkan, setelah insiden tersebut sempat terjadi deadlock. Pihaknya meminta pimpinan sidang diganti, namun permintaan itu tidak disetujui. Meski demikian, ia menyatakan menerima hasil akhir pemungutan suara.

Sorotan Dugaan Dana Hibah

Musorkablub ini digelar di tengah sorotan terhadap pengelolaan dana hibah KONI Kabupaten Malang tahun anggaran 2022–2023 yang tengah ditelusuri oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.

Lebih dari 84 pengurus KONI dan seluruh cabang olahraga telah diperiksa sebagai saksi. Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang juga telah digeledah. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka dan dugaan kerugian keuangan negara masih dalam tahap penelaahan.

Zia menegaskan, ke depan proses musyawarah dalam organisasi olahraga harus dilakukan secara demokratis, termasuk melalui mekanisme pemungutan suara tertutup.

“Seharusnya ada bilik suara. Berapapun hasilnya bisa diterima jika prosesnya transparan dan demokratis,” ujarnya.

Meski diwarnai dinamika dan insiden, Musorkablub akhirnya menetapkan Darmadi sebagai Ketua KONI Kabupaten Malang PAW periode 2026–2028. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33