Kota Batu, Tagarjatim.id – Pemerintah Kota Batu terus menancapkan kukunya sebagai daerah unggulan di sektor florikultura. Komitmen ini ditegaskan lewat gelaran Specta Flora Festival (SFF) 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, di Batu Love Garden (Baloga), Kamis (2/7/2026).

Festival yang bakal digeber hingga 5 Juli 2026 tersebut dirancang sebagai wadah promosi sekaligus penguatan ekosistem tanaman hias. Perhelatan ini menyinergikan peran pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga para pelaku ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Heli Suyanto menegaskan bahwa Kota Batu menyimpan potensi mahabesar di sektor florikultura. Potensi alami ini harus terus digenjot agar mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian masyarakat setempat.

Menurut Heli, agenda sekelas Specta Flora Festival bukan sekadar ajang pameran visual. Lebih dari itu, event ini menjadi ruang kolaborasi strategis bagi para petani, florist, hingga pelaku usaha untuk memperluas jejaring bisnis dan mendongkrak daya saing produk lokal.

“Kota Batu memiliki potensi florikultura yang luar biasa. Saya berharap karya-karya putra-putri asli Kota Batu tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Heli penuh optimisme.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batu di bawah kepemimpinan bersama Wali Kota Nurochman berkomitmen penuh memperkuat tata kelola sektor florikultura. Tujuannya agar seluruh pelaku usaha di bidang ini dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami ingin petani, florist, dan pelaku usaha semakin mudah berkolaborasi serta terlibat dalam berbagai program pengembangan daerah. Dengan sinergi yang kuat, sektor florikultura akan menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi Kota Batu,” lanjutnya.

Heli meyakini, suksesnya penyeleggaraan Specta Flora Festival bakal semakin mempertegas identitas Kota Batu sebagai Kota Florikultura. Di sisi lain, sektor ini juga didorong untuk memicu pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Sektor tanaman hias dinilai memiliki peluang masif dalam membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah produk, hingga menyokong sektor pariwisata yang selama ini menjadi ceruk andalan pendapatan Kota Batu.

“Harapan kami, festival ini tidak hanya menjadi agenda tahunan biasa, tetapi mampu menjadi momentum untuk memperkuat identitas Kota Batu sebagai Kota Florikultura, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Prosesi pembukaan Specta Flora Festival 2026 ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Wakil Menteri UMKM RI Noval Abudzar, Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Agusta Heli Suyanto, serta ratusan pelaku florikultura, akademisi, dan pegiat ekonomi kreatif dari berbagai daerah.

Selama empat hari ke depan, para pengunjung akan disuguhi beragam pameran tanaman hias eksotis, produk florikultura mutakhir, hingga ruang bursa kolaborasi antara pelaku usaha dan komunitas yang ditargetkan mampu memperluas penetrasi pasar global. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33