Sidoarjo, Tagarjatim.id – Seekor sapi kurban jenis peranakan limosin dengan bobot sekitar 700 kilogram tercebur ke sungai di kawasan permukiman Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026) sore. Hewan tersebut diduga panik lalu lepas dari ikatan sebelum akhirnya terjebak di lumpur dasar sungai.
Peristiwa itu sempat menghebohkan warga sekitar. Sapi diketahui baru tiba di lokasi penambatan beberapa saat sebelum kejadian.
Salah seorang warga, Krisna, mengatakan sapi diduga panik karena suasana di sekitar lokasi cukup ramai oleh anak-anak yang datang mendekat.
“Awalnya sapi baru datang lalu diikat di sini. Banyak anak kecil mendekat, kemungkinan sapinya takut atau stres, kemudian berlari hingga masuk ke sungai,” kata Krisna, Selasa (26/5/2026) sore.
Menurut dia, warga sempat berusaha menghadang laju sapi agar tidak masuk ke sungai. Namun, hewan tersebut justru berbelok dan akhirnya tercebur.
Sapi sempat berlari di area permukiman warga sebelum masuk ke aliran sungai. Meski demikian, tidak ada warga yang terluka akibat kejadian tersebut.
Warga bersama pemilik sapi kemudian mencoba melakukan evakuasi secara manual. Akan tetapi, usaha itu gagal lantaran bobot sapi terlalu berat dan kondisi dasar sungai dipenuhi lumpur tebal.
“Lumpurnya cukup dalam sehingga sebagian badan sapi ikut terperosok,” ujarnya.
Karena kesulitan mengevakuasi sendiri, warga akhirnya meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo.
Setelah menerima laporan, tim rescue BPBD langsung menuju lokasi dan melakukan proses penyelamatan. Petugas menghadapi kendala cukup berat karena kaki sapi tertancap di lumpur sehingga menyulitkan pemasangan tali penarik.
Anggota tim evakuasi BPBD Sidoarjo, Rio Bagas Prakoso, mengatakan proses penyelamatan berlangsung cukup lama akibat kondisi medan di dasar sungai.
“Kesulitannya karena dasar sungai berlumpur dan kaki sapi menancap cukup dalam. Kami juga mengalami kendala saat memasang tali evakuasi,” tutur Rio.
Setelah hampir dua jam melakukan penanganan, petugas akhirnya berhasil mengangkat sapi menggunakan tali khusus dan perlengkapan evakuasi lainnya. Sapi kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam kondisi selamat.(*)
























