Kota Kediri, Tagarjatim.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kota Kediri tak hanya diisi kegiatan seremonial. Melalui program Teach to Inspire, Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota turun langsung ke sekolah untuk berbagi inspirasi kepada para siswa.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir di SDN Banjaran 5 dengan membawa materi wawasan kebangsaan. Sementara Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin atau Gus Qowim memberikan motivasi dan pendidikan karakter di SDN Sukorame 5, Selasa (19/5/2026).

Di hadapan para siswa, Mbak Wali menjelaskan wawasan kebangsaan tidak hanya soal mengenal negara, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Indonesia sejak dini. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya yakin apabila adik-adik di sini mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan dan menaati segala aturan maka akan terwujud Kota Kediri yang MAPAN. Insya Allah Kota Kediri bisa menjadi kota yang maju,” ujarnya.

Mbak Wali juga mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan melalui langkah sederhana seperti rajin belajar, menjaga persatuan, hingga bangga menggunakan produk dalam negeri. Ia turut menyinggung penggunaan gawai di kalangan anak-anak yang perlu disikapi secara bijak.

“Saat ini anak-anak ini banyak bermain gadget. Boleh menggunakan gadget namun harus ada batasan dan digunakan secara bijak,” tegasnya.

Di akhir sesi, Mbak Wali mengajak siswa untuk tidak takut memiliki cita-cita besar.

“Saya ingatkan kepada adik-adik di sini jangan takut bermimpi. Terus belajar, beribadah, dan berusaha untuk meraih cita-cita kalian,” pungkasnya.

Sementara itu di SDN Sukorame 5, Gus Qowim lebih banyak menanamkan nilai akhlak dan optimisme kepada para siswa melalui cerita dan pengalaman hidup. Salah satunya melalui kisah tentang seorang murid yang menyadari bahwa Allah SWT selalu melihat setiap perbuatan manusia.

Menurutnya, kejujuran menjadi fondasi penting dalam kehidupan seseorang.

“Sejahat apa pun seseorang, dia tetap membutuhkan orang yang jujur,” ungkapnya di hadapan para siswa.

Ia juga mengajak para siswa untuk terus optimis dalam meraih cita-cita serta tidak meragukan kemampuan diri sendiri.

“Jangan pernah berpikir tidak mampu. Berpikirlah optimis, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya,” pesannya.

Program Teach to Inspire sendiri digelar serentak di tujuh sekolah dasar dengan menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para pelajar. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33