Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Konflik internal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kabupaten Malang kian memanas setelah sejumlah pengurus menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan organisasi dan mendesak digelarnya Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub).

Gejolak organisasi itu mencuat setelah muncul dugaan manuver sepihak mantan Ketua PERBASI Kabupaten Malang, Mawang Sukma Perdana, terkait agenda reshuffle kepengurusan di tengah polemik pengunduran dirinya.

Situasi tersebut dinilai berpotensi memicu dualisme organisasi dan mengganggu proses konsolidasi internal PERBASI Kabupaten Malang.

Wakil Ketua Umum PERBASI Kabupaten Malang, Muhammad Farkhan, mengatakan polemik bermula saat Mawang yang sebelumnya disebut telah mengundurkan diri, masih aktif menginisiasi pertemuan dengan sejumlah klub bola basket.

Pertemuan itu diduga membahas pembentukan struktur kepengurusan baru dengan menggunakan surat undangan berkop PERBASI Kabupaten Malang.

Farkhan menilai langkah tersebut tidak sesuai mekanisme organisasi karena dilakukan tanpa melibatkan pengurus resmi maupun klub aktif yang telah terverifikasi dan teregistrasi ulang.

“Undangan menggunakan kop surat dengan alamat berbeda dari sekretariat resmi, stempel organisasi yang berbeda, serta melibatkan klub yang belum terverifikasi. Ini menjadi preseden buruk dalam tata kelola organisasi,” ujar Farkhan, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, sedikitnya empat klub aktif justru tidak menerima undangan dalam agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa musyawarah merupakan pemegang kekuasaan tertinggi organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART PERBASI.

“Musyawarah adalah pemegang kekuasaan tertinggi organisasi, bukan keputusan sepihak,” tegasnya.

Farkhan juga meminta agar pelaksanaan Muskablub dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pengawas independen serta mendapat persetujuan dari PERBASI Jawa Timur, KONI Kabupaten Malang, dan Dispora Kabupaten Malang.

Ia khawatir jika prosedur tersebut diabaikan, konflik internal dapat semakin melebar dan berdampak terhadap stabilitas organisasi olahraga basket di Kabupaten Malang.

Selain persoalan reshuffle, pengurus juga menyoroti dugaan minimnya transparansi pengelolaan organisasi, mulai dari administrasi hingga penggunaan rekening pribadi dalam aktivitas keuangan organisasi.

Pengurus mengaku telah melakukan audiensi dengan Ketua DPD PERBASI Jawa Timur, Grace Evie Ekawati, pada 7 Mei 2026 untuk berkonsultasi terkait mekanisme Muskablub setelah adanya surat pengunduran diri ketua umum.

Namun, hasil audiensi justru memicu kekecewaan karena pihak pengurus menilai aspirasi mereka tidak mendapatkan respons sesuai harapan.

“Kami datang untuk berkonsultasi dan meminta petunjuk terkait Muskablub agar sesuai AD/ART, tetapi justru muncul pernyataan bahwa kewenangan ketua bersifat absolut prerogatif,” kata Farkhan.

Menurut pengurus, pernyataan tersebut bertentangan dengan prinsip musyawarah yang diatur dalam AD/ART organisasi.

Mereka juga menyoroti potensi munculnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru dalam waktu singkat yang dikhawatirkan menimbulkan persoalan administrasi dan legitimasi organisasi.

“Kami mendorong PERBASI Pusat untuk melakukan audit dan investigasi jika benar muncul SK dadakan tanpa melalui mekanisme yang sah,” ujarnya.

Selain itu, pengurus meminta adanya pengawasan terhadap tata kelola administrasi dan aliran dana organisasi guna memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pembinaan olahraga basket di daerah.

Sementara itu, Mawang Sukma Perdana sebelumnya menyatakan mayoritas klub anggota PERBASI Kabupaten Malang masih mendukung kepemimpinannya.

Ia mengaku mengambil langkah reshuffle untuk menjaga organisasi tetap berjalan sesuai aturan.

“Saya mengambil langkah tegas supaya organisasi tetap berjalan sesuai aturan,” ujar Mawang.

Ia juga memastikan kepengurusan baru segera terbentuk dan menyebut Surat Keputusan (SK) dari Pengprov PERBASI Jawa Timur kemungkinan terbit dalam waktu dekat.

Di sisi lain, para pengurus yang menyatakan mosi tidak percaya menegaskan bahwa langkah mereka dilakukan demi menjaga organisasi tetap profesional, transparan, dan sesuai mekanisme AD/ART.

Mereka berharap konflik internal dapat segera diselesaikan melalui Muskablub agar pembinaan olahraga basket di Kabupaten Malang tidak terganggu.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33