Sidoarjo, Tagarjatim.id – Manajemen Bandara Internasional Juanda mulai mematangkan kesiapan fasilitas dan operasional penerbangan untuk menyambut periode Angkutan Lebaran Idul Fitri 2026. Langkah ini bertujuan memastikan kelancaran arus mudik dan balik yang diproyeksikan pemerintah akan menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu tujuan utama pemudik.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa otoritas bandara fokus pada pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh aspek pelayanan, yang mencakup kesiapan terminal, sistem keamanan, hingga penyiapan personel di lapangan untuk menghadapi potensi lonjakan trafik penumpang.
“Kami memastikan seluruh aspek operasional dan fasilitas dalam kondisi siap, mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan,” ujar Tohir, Senin (2/3/2026).
Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan 143,91 juta orang pada Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, para pemudik menempatkan Jawa Timur pada posisi kedua sebagai provinsi tujuan mudik favorit dengan potensi kedatangan 27,29 juta orang.
“Data tersebut menjadi salah satu dasar antisipasi dalam mempersiapkan layanan dan operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran,” katanya.
Terkait teknis penerbangan, hingga saat ini pihak maskapai belum mengajukan permohonan penerbangan tambahan (extra flight) kepada manajemen Bandara Internasional Juanda.
“Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, maskapai biasanya mengajukan permintaan slot tambahan ke sistem pengelola bandara pada 20 hari sebelum hari raya,” pungkasnya.
Selain aspek teknis, pengelola bandara juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang kenyamanan penumpang di area publik. Pengecekan rutin menyasar ketersediaan area parkir yang memadai, serta penambahan petugas di titik-titik kepadatan terminal.(*)























