Sidoarjo, tagarjatim.id – Kerusakan infrastruktur di Jalan Setiabudi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, yang merupakan akses utama menuju Pasar Krian. Mengakibatkan terganggunya mobilitas pedagang sayur, buah, dan daging di kawasan tersebut.

Kondisi terparah ditemukan di tikungan selatan pintu masuk Pasar Baru Krian. Pada titik tersebut, lapisan aspal sudah hilang dan menyisakan lubang besar serta tumpukan batu di tengah jalan yang kerap tergenang air saat hujan. Hal ini memaksa pengendara sepeda motor maupun mobil melambat dan menepi untuk mencari jalur yang lebih stabil.

Suparno, seorang pedagang di area Jalan Setiabudi, menjelaskan bahwa kerusakan ini sangat mengganggu aktivitas distribusi barang setiap harinya. Mengingat fungsinya sebagai jalur logistik, ia berharap ada tindakan cepat dari pemerintah daerah.

“Akses vital tersebut seharusnya segera diperbaiki, minimal ditambal. Jalan ini sangat berbahaya karena sudah bukan aspal lagi, melainkan material batu-batu besar yang ada di tengah badan jalan tersebut,” ujar Suparno, (16/02/2026).

Meski kerusakan di sisi utara tidak seburuk di area selatan pintu masuk pasar, beberapa titik lubang mulai bermunculan. Pengguna jalan tetap harus waspada karena lubang-lubang kecil tersebut tertutup genangan air dan berisiko menyebabkan kecelakaan.

“Kalau yang di depan sini masih bisa dilewati, tidak separah jalan yang rusak di selatan tepat tikungan pintu masuk Pasar Baru Krian,” tambahnya.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur jalan kini menjadi prioritas utama. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus lalu lintas masyarakat, terutama mendekati periode mudik Lebaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo, M. Makhmud, menegaskan bahwa pengerjaan di lapangan akan dipercepat untuk mengejar target penyelesaian.

“Jalan akan diperbaiki secara menyeluruh. Target kami, seluruh jalan sudah mulus sebelum Hari Raya Idul Fitri. Para pekerja tetap bekerja meski hari libur demi mempercepat perbaikan,” jelas Makhmud.

Saat ini, Pemkab Sidoarjo telah memulai tahap pertama perbaikan yang mencakup 16 ruas jalan di berbagai kecamatan. Beberapa di antaranya meliputi jalur Cemengkalang–Kebonagung, Gedangan–Sukodono, hingga wilayah Tropodo–Wedoro.

Meskipun Jalan Setiabudi belum masuk dalam daftar 16 ruas tahap pertama tersebut, pemerintah memastikan perbaikan akan dilakukan secara bertahap pada sisa ruas jalan rusak lainnya di Sidoarjo. Upaya ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi warga serta menjamin keamanan distribusi barang menjelang Lebaran. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33