Kota Malang – Binus University Malang meluncurkan kurikulum Digital Psychology untuk kebutuhan Gen Z. Program baru dan inovatif ini hadir menjawab kebutuhan Gen Z yang semakin membutuhkan pendekatan baru dalam menghadapi tantangan psikologis di era digital, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang relevan di dunia kerja yang terus berkembang.

Direktur Kampus BINUS Malang, Robertus Tang Herman, mengatakan, kurikulum program Digital Psychology disusun untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu mengintegrasikan ilmu psikologi dengan pengembangan teknologi agar produk dan layanan yang dihasilkan mampu menjaga dan bahkan meningkatkan kesejahteraan mental pengguna. Dengan demikian, lulusan program studi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri yang semakin berkembang, dengan keterampilan yang menggabungkan teknologi dan pemahaman mendalam tentang psikologi manusia.

“Data menjadi kunci untuk memahami bagaimana teknologi bisa mempengaruhi kesejahteraan mental masyarakat. Sebab, dari data kita bisa mendapatkan informasi yang lebih objektif. Kami ingin mencetak tenaga lulusan yang memahami hal tersebut melalui program Digital Psychology,” katanya di Malang, Jumat (27/9/2024).

Menurut Robertus,program Digital Psychology ini juga mendorong lulusan untuk menjadi Digital Technopreneur yang mampu mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi, tidak hanya di bidang psikologi, tetapi juga dalam memajukan industri digital secara keseluruhan.

“Kami berharap para lulusan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan produk dan layanan yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga memiliki nilai bisnis yang tinggi di era digital ini,” imbuhnya.

Deputy Dean Faculty of Humanities, Raymond Godwin, mengatakan, pembukaan program Digital Psychology ini merupakan langkah penting dalam menjawab kebutuhan industri dan masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi digital.

“Program ini dirancang untuk melahirkan generasi profesional yang tidak hanya memahami ilmu psikologi secara mendalam, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dan data untuk menciptakan solusi berbasis digital dalam meningkatkan kesejahteraan mental,” katanya.

Dean School of Computer Science, Derwin Suhartono, mengatakan, program Digital Psychology di BINUS Malang ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mempelajari bagaimana psikologi dan teknologi digital saling terhubung.

Sebab program ini menekankan pentingnya memahami perilaku manusia melalui big data, AI, serta penggunaan teknologi untuk mengatasi isu-isu psikologis yang muncul akibat paparan teknologi.

“Lulusan dari program ini akan dibekali dengan kemampuan untuk menciptakan solusi teknologi yang dapat membantu dalam pengembangan terapi berbasis digital, alat pemantauan kesehatan mental, serta sistem intervensi psikologis yang lebih akurat dan personal,” tandasnya.

Dean Faculty of Humanities, Elisa Carolina Marion, mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik hadirnya program Digital Psikologi di Binus Malang, karena program ini menjadi jembatan penting antara ilmu psikologi dan computer science.

Ia pun berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan solusi inovatif yang dapat membantu masyarakat sekitar Jawa Timur hingga Indonesia Timur dalam memahami dan mengatasi tantangan kesehatan mental ataupun kesejahteraan masyarakat di era teknologi saat ini.

“Selain itu juga, dengan adanya beasiswa 100% bagi calon mahasiswa yang berprestasi, kami berkomitmen untuk mendukung generasi muda yang memiliki potensi besar dalam membangun masa depan yang lebih baik melalui digitalisasi psikologi,” terangnya.

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33