Ngawi, tagarjatim.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi menggelar gerakan pangan murah yang digelar di alun-alun kota Ngawi dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Ngawi ke 668, rabu (15/07/2026).

Gerakan pangan murah yang dibuka Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dan dihadiri oleh Kepala DKPP Ngawi, Supardi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya itu langsung diserbu ratusan warga.

Warga yang telah menunggu sejak pagi langsung memburu kebutuhan pokok yang harganya lebih jauh di pasaran, seperti telur, beras, minyakita, bawang merah, bawang putih, gula pasir, sayuran dan lain-lainnya.

Salahsatu pembeli, Widya, digerakan pangan murah ini dirinya membeli telur dan bawang merah. Harga telur disini dijual seharga Rp.21.000 perkilogram, sedangkan di pasar dijual seharga Rp.23.000 perkilogram dan bawang merah dijual seharga Rp.30.000 perkilogram, sedangkan di pasar harganya mencapai Rp.35.000 perkilogramnya.

“Dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau di gerakan pangan murah tersebut, ia merasa terbantu, karena selisih harga di pasaran bisa mencapai Rp.2.000 hingga Rp. 5.000 perkoligramnya,” Ungkap Widya.

Sementara, menurut Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, yang biasa disapa Mas Anto, Gerakan pangan murah merupakan upaya rutin kita yang dilakukan beberapa OPD yg memang secara fungsi bisa mengintervensi terhadap berbagai kebutuhan komoditas terutama terkait dengan sembako dengan tujuan menekan inflasi.

“Gerakan pangan murah dilakukan agar harga sembako bisa terkendali dan terjangkau oleh masyarakat, tidak hanya di kota Ngawi, pangan murah juga dilakukan di berbagai wilayah lainnya,” Tutur Wakil Bupati Ngawi.

Pemkab Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPK) dan DKPP Ngawi secara rutin melakukan gerakan pangan murah pada tahun ini, hal itu dilakukan agar daya beli masyarakat bisa stabil dan terjangkau.

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33