Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Komisi I DPRD Kabupaten Malang meminta Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 secara matang sejak awal. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sekitar 310 desa akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Permintaan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPRD Kabupaten Malang bersama DPMD yang membahas kesiapan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2027.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, mengatakan pelaksanaan Pilkades tidak hanya berfokus pada hari pemungutan suara, tetapi juga seluruh tahapan yang mendahuluinya. Menurutnya, penyusunan jadwal, regulasi teknis, kesiapan kelembagaan desa, pembentukan panitia hingga dukungan anggaran harus dipastikan sejak dini.
“Pilkades serentak ini harus disiapkan dengan cermat. Jangan hanya melihat hari pemilihannya saja, tetapi seluruh tahapan harus dipastikan berjalan tertib, mulai dari perencanaan, pembentukan panitia, sampai kesiapan anggaran,” ujar Faza, Rabu (15/7/2026).
Dalam rapat tersebut terungkap, DPMD Kabupaten Malang masih menyusun perencanaan serta jadwal tahapan Pilkades. Karena itu, jadwal yang ada saat ini masih bersifat tentatif dan akan terus disempurnakan sesuai perkembangan pembahasan.
Berdasarkan rancangan awal, penetapan hari pemungutan suara oleh Bupati diperkirakan dilakukan pada Maret 2027. Sementara pelaksanaan Pilkades diproyeksikan berlangsung pada Juli 2027, dengan target pelantikan kepala desa terpilih dapat dilaksanakan pada 30 Agustus 2027.
Selain tahapan pelaksanaan, Komisi I DPRD juga menyoroti kebutuhan anggaran penyelenggaraan Pilkades Serentak. Dengan skema pelaksanaan secara terpusat, kebutuhan anggaran sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp29 miliar.
Faza menegaskan DPRD akan terus mengawal seluruh proses persiapan agar Pilkades Serentak 2027 berlangsung tertib, demokratis, aman, serta tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
“Prinsipnya, kami ingin memastikan seluruh tahapan dipersiapkan dengan baik. Karena Pilkades ini menyangkut stabilitas pemerintahan desa dan pelayanan masyarakat di tingkat bawah,” pungkasnya. (*)

























