Kota Batu, Tagarjatim.id – Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi suporter Aremania. Dalam forum yang digelar di Hotel Selecta, Kota Batu, Sabtu-Minggu (20-21/6/2026), Ali Rifki kembali dipercaya sebagai Koordinator Presidium Aremania Utas untuk periode 2026-2030.

Terpilihnya kembali Ali Rifki menunjukkan kepercayaan besar dari anggota terhadap kepemimpinan yang selama ini dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus mengawal proses pembenahan Aremania dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam sambutannya usai terpilih, Ali Rifki menyampaikan apresiasi atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan demi kemajuan organisasi dan keluarga besar Aremania Utas.

“Pada kesempatan ini, saya atas nama Koordinator Presidium Aremania UTAS Periode 2026–2030 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan organisasi dan keluarga besar Aremania UTAS,” ujar Ali Rifki.

Menurutnya, Munas II bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat persaudaraan dan menyatukan langkah seluruh elemen Aremania.

“Munas II ini bukan hanya menjadi forum evaluasi dan pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen, serta menyatukan langkah demi masa depan Aremania UTAS yang lebih baik,” katanya.

Ali juga mengaku bangga terhadap perkembangan yang telah dicapai Aremania hingga saat ini. Ia menilai berbagai proses pembenahan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil yang positif.

“Secara pribadi, saya merasa sangat bangga terhadap perjalanan dan pencapaian Aremania hingga hari ini. Jika dahulu kita masih berada dalam tahap berproses dan berbenah, maka saat ini Aremania telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto yang hadir dalam pembukaan Munas memberikan apresiasi kepada panitia dan keluarga besar Aremania atas terselenggaranya forum tertinggi organisasi tersebut secara tertib dan kondusif.

Menurutnya, kehadiran unsur Forkopimda, manajemen klub, serta berbagai komunitas suporter menjadi bukti bahwa proses konsolidasi Aremania mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

“Munas ini merupakan agenda penting. Kehadiran berbagai elemen sepak bola menjadi bukti nyata bahwa proses konsolidasi Aremania mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujarnya.

Kapolda menilai tema Munas II Aremania Utas, “Bersinergi dalam Satu Langkah Satu Jiwa”, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama Aremania.

Ia menegaskan bahwa kekuatan Aremania tidak hanya terletak pada jumlah anggotanya yang besar, tetapi juga pada komitmen bersama untuk terus bergerak ke arah yang lebih positif dan konstruktif.

Nanang juga mengingatkan pentingnya Munas sebagai sarana rekonstruksi organisasi agar seluruh koordinator wilayah dan komunitas dapat bersatu dalam tata kelola yang modern, transparan, serta egaliter.

Dalam aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, ia menyoroti tantangan berupa penyebaran hoaks, isu provokatif, hingga potensi gesekan yang dapat mengganggu kondusivitas.

“Kita harus mulai mengubah pola pendekatan yang ada. Pertandingan sepak bola harus menjadi kegiatan yang aman dan menyenangkan, bukan menimbulkan kesan mencekam,” tegasnya.

Menurutnya, sepak bola harus mampu menjadi ruang hiburan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil mengemas kegiatan masyarakat menjadi agenda budaya dan pariwisata yang berdampak positif terhadap pertumbuhan UMKM dan ekonomi lokal.

“Bagaimana menjadi pemain yang sportif dan bagaimana menjadi suporter yang sportif. Sehingga seluruh pihak dapat menikmati pertandingan dengan suasana yang menyenangkan,” pungkasnya.

Melalui kepemimpinan periode baru ini, Aremania Utas diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga semangat persaudaraan, serta menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya sepak bola yang aman, dewasa, dan membanggakan di Indonesia.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08