Kota Malang, Tagarjatim.id – Polresta Malang Kota memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ke sejumlah sekolah tingkat SMA, SMK, dan sederajat di wilayah Kota Malang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga pengaruh negatif informasi yang beredar di media sosial.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menginstruksikan seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, hingga Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke lingkungan pendidikan guna membangun komunikasi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar.

Menurut Kombes Pol Putu Kholis, pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan pendampingan dan pembinaan agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital. Selain fokus pada pendidikan, para siswa juga diharapkan mampu menyaring informasi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai ajakan yang berpotensi merugikan masa depan mereka.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir di tengah-tengah pelajar. Tujuannya membangun komunikasi, memperkuat pembinaan karakter, serta mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan mereka,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Ia menegaskan bahwa maraknya arus informasi melalui media sosial menuntut pelajar untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan literasi digital yang baik. Dengan demikian, generasi muda tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

“Pelajar harus menjadi generasi yang kritis, cerdas menyaring informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang belum jelas kebenarannya. Fokus utama mereka adalah belajar, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan,” tegasnya.

Salah satu kegiatan pembinaan dilakukan oleh Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta bersama jajaran di SMA Islam Sabilillah, Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian berdialog langsung dengan guru, tenaga kependidikan, serta para siswa.

Berbagai materi yang disampaikan meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), balap liar, konsumsi minuman keras, tawuran, hingga pentingnya bijak menggunakan media sosial.

“Kami mengajak adik-adik pelajar menjadi generasi yang membanggakan orang tua dan sekolah. Jangan sampai masa depan rusak hanya karena ikut-ikutan kegiatan negatif atau terpengaruh ajakan yang belum tentu benar. Jadilah pelopor keamanan, pelopor kedisiplinan, dan pelopor prestasi,” kata Kompol Anang.

Polresta Malang Kota menilai kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di kalangan pelajar diharapkan dapat dicegah sejak dini.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08