Lamongan, Tagarjatim.id – Seekor sapi kurban jumbo jenis simental dengan berat sekitar enam hingga tujuh kuintal mengamuk dan lepas di kawasan Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Lamongan, Selasa (26/5/2026) pagi.

Suasana yang semula tenang mendadak berubah ricuh saat sapi berukuran besar itu tiba-tiba lepas dari tali pengikat dan berlari liar di tengah jalan raya menuju area permukiman warga.

Warga yang berada di lokasi langsung berhamburan menyelamatkan diri. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat tersendat akibat kepanikan warga dan aksi kejar-kejaran untuk menangkap sapi tersebut.

Sapi simental bercorak unik itu diduga mengalami stres berat setelah berada di tengah keramaian kota. Hewan kurban tersebut bahkan hampir menyeruduk seorang warga dan sempat berlari ke arah sebuah salon kecantikan sebelum akhirnya berhasil dicegah warga.

Setelah aksi pengejaran menegangkan sejauh sekitar 100 meter, sapi akhirnya berhasil dikepung dan dijinakkan kembali oleh warga bersama sejumlah petugas setempat.

Diduga, sapi yang rencananya akan disembelih di salah satu masjid setempat itu kaget melihat hingar-bingar suasana kota dan ramainya warga yang menyambut iring-iringan peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457, sehingga nekat memutus tali pengikatnya.

Ketua RT Kelurahan Jetis, Bakti Aprianto, mengatakan warga sempat panik karena sapi berlari tak terkendali di jalan raya dan masuk ke area permukiman.

“ya karena banyak keramaian jadi sapi berontak dan tali di hidungnya luka jadi sapi tambah stres dan berlari ke jalan raya uvap bekti saat si lokasi kejadian,” ungkapnya.

Usai berhasil dievakuasi, sapi simental dengan bobot sekitar enam hingga tujuh kuintal tersebut langsung dipindahkan ke lokasi yang lebih sepi dan aman untuk ditenangkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33