Sidoarjo, tagarjatim.id – Warga Dusun Tanggul Kulon, Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, menemukan potongan kaki manusia yang hanyut di aliran Sungai Avour pada Senin (6/4/2026) siang. Bagian tubuh tersebut teridentifikasi milik korban kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Krian pada Minggu (5/4/2026) kemarin.
Kapolsek Wonoayu AKP Krisna Hadi menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah melakukan pengecekan di lokasi temuan, Unit Reskrim Polsek Wonoayu segera berkoordinasi dengan Polsek Krian untuk mencocokkan data kecelakaan yang terjadi sebelumnya.
“Dari hasil olah TKP diketahui bahwa potongan kaki tersebut milik korban laka kereta api di perlintasan wilayah Krian,” ujar Krisna saat dikonfirmasi, Selasa (07/04/2026).
Berdasarkan data kepolisian, korban merupakan seorang perempuan berinisial RS (71), warga Mojokerto. Pada saat kejadian di perlintasan kereta api Krian, korban meninggal dunia di lokasi dengan kondisi tubuh yang tidak utuh.
Polisi menduga bagian tubuh kanan korban terlempar ke dalam sungai saat benturan terjadi, kemudian terbawa arus air hingga sejauh tiga kilometer.
“Potongan kaki korban dibawa anggota Polsek Krian ke RS Anwar Medika untuk diserahkan ke keluarga korban,” kata Krisna.
Proses evakuasi melibatkan anggota Reskrim dari Polsek Krian dan Polsek Wonoayu. Petugas memastikan bahwa penemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kecelakaan kereta api sehari sebelumnya dan tidak ditemukan unsur tindak pidana lain di lokasi penemuan sungai.(*)























