Kabupaten Blitar, Tagarjatim.id – Seorang lansia asal Desa Panggungduwet, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang terseret banjir di aliran sungai Rabu (18/02/26) akhirnya diketemukan dalam kondisi meninggal dunia Minggu (22/02/26). Jenasah korban diketemukan tersangkut semak semak di tepian sungai, dengan kondisi telah membusuk. Jenasah korban Sumarti, 72 akhirnya dievakuasi petugas sar gabungan dan dilarikan ke RS Mardi Waluyo Kota Blitar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi dikonfirmasi membenarkan penemuan jenasah korban. Proses pencarian korban membuahkan hasil setelah menerima laporan adanya jenazah ditepian sungai di antara rumput gajah, dengan kondisi telah membusuk.
“Pukul 09.00 wib kita mendapat laporan adanya jenasah, setelah dicek dilokasi akhirnya kita evakuasi ke RS Mardi Waluyo Blitar,” ujar Wahyudi kepada tagarjatim.id.
Dikatakannya, proses pencarian korban membutuhkan waktu hingga 5 hari.dsn melibatkan tim gabungan BPBD Kabupaten Blitar, TNI, Polri, BPBD Kota Blitar, dan warga sekitar. Setelah penemuan korban operasi SAR ini dinyatakan ditutup.
Sebelumnya, Sumarti 72 tahun diduga terseret banjir di aliran sungai, usai beraktivitas di ladang jagung miliknya. Korban membawa rantang, bibit jagung dan termos serta peralatan makan lainya.
Saat kejadian lokasi sedang diguyur hujan lebat, sehingga aliran sungai meluap dan korban yang hendak menyeberang diduga ikut terseret derasnya arus air. Sejumlah barang korban ditemukan warga sekitar 1 km dari lokasi tenggelamnya korban.
“Korban diduga terseret derasnya arus sungai, karena hujan deras mengguyur lokasi saat kejadian,” pungkas Wahyudi menerangkan kronologis awal. (*)

























