Lamongan, Tagarjatim.id – Guna menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadan, Kodim 0812/Lamongan bersinergi dengan Polres Lamongan dan Satpol PP Kabupaten Lamongan menggelar operasi penertiban minuman keras (miras) di sejumlah titik wilayah Kabupaten Lamongan, Sabtu (21/2/2026) malam.
Operasi gabungan tersebut menyasar lokasi yang disinyalir menjadi tempat peredaran miras, mulai dari warung remang-remang hingga beberapa kafe di kawasan perkotaan. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di halaman Kantor Satpol PP Lamongan sebelum tim bergerak melakukan penyisiran.
Pasi Ops Kodim 0812/Lamongan, Kapten Arm Yusniady, menegaskan keterlibatan TNI dalam operasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap penegakan peraturan daerah serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa bulan suci Ramadan di wilayah Lamongan tetap aman, nyaman, dan bebas dari penyakit masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemkab adalah kunci utama kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merek, termasuk miras oplosan, dari sejumlah lokasi. Barang bukti langsung disita untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan penyitaan, petugas juga memberikan edukasi dan peringatan keras kepada para pemilik usaha agar tidak menjual minuman beralkohol, khususnya selama bulan Ramadan. Langkah persuasif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk mematuhi aturan yang berlaku.
Komandan Kodim 0812/Lamongan dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa operasi serupa akan digelar secara berkala dan acak selama Ramadan. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu konsumsi alkohol.
Menurutnya, pengaruh miras tidak jarang menjadi pemicu tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum. Oleh karena itu, pencegahan melalui operasi terpadu dinilai penting sebagai langkah antisipatif.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran miras atau tindakan mencurigakan lainnya kepada aparat setempat.
Melalui sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah, diharapkan suasana Ramadan di Lamongan dapat berlangsung aman, tertib, serta penuh kekhusyukan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.(*)
























