Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Markas Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, Rabu (1/7/2026), dimeriahkan dengan atraksi berkendara bertajuk Srikandi yang diperagakan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang.
Atraksi tersebut dibawakan oleh 10 personel Polisi Wanita (Polwan) yang menampilkan demonstrasi keterampilan berkendara sekaligus simulasi penanganan kecelakaan lalu lintas. Srikandi merupakan akronim dari Safety Riding, Kreatif, dan Edukasi yang diusung sebagai tema pertunjukan.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan atraksi tersebut merupakan inisiatif Satlantas untuk menghadirkan konsep berbeda dibandingkan peringatan Hari Bhayangkara pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami ingin menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan tamu undangan mengenai keselamatan berkendara serta penanganan kecelakaan lalu lintas,” ujar Chelvin.
Ia menjelaskan, seluruh personel Polwan yang terlibat sebelumnya belum terbiasa mengendarai sepeda motor berkopling. Namun, melalui latihan intensif selama kurang lebih tiga pekan, mereka mampu menampilkan atraksi secara kompak di hadapan tamu undangan.
Menurut Chelvin, kemampuan mengendarai kendaraan roda dua merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki personel Satlantas untuk mendukung tugas pengamanan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Dalam pertunjukan tersebut, penonton disuguhkan simulasi penanganan situasi di jalan raya yang dikemas dalam beberapa tahapan. Alur cerita diawali dengan aksi pengendara yang ugal-ugalan di jalan, diperagakan oleh tim freestyle binaan Satlantas Polres Malang, hingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Simulasi kemudian berlanjut dengan proses pelaporan melalui layanan darurat 110 untuk meminta bantuan ambulans dan kehadiran petugas kepolisian guna mengamankan lokasi kejadian serta mengevakuasi korban.
“Setelah terjadi kecelakaan, dilakukan koordinasi melalui layanan 110 untuk menghadirkan ambulans dan personel kepolisian agar proses penanganan korban serta pengamanan jalur dapat berjalan dengan cepat,” kata Chelvin.
Dalam simulasi itu, personel Polwan berkolaborasi dengan Relawan Siaga Utara (Resita) yang berperan dalam proses evakuasi korban kecelakaan.
Tak hanya itu, atraksi juga menampilkan skenario pengejaran terhadap pelaku tabrak lari. Para Polwan melakukan patroli menggunakan teknik safety riding sebelum akhirnya pelaku berhasil dihentikan dan diamankan oleh personel Satlantas Polres Malang.
Melalui atraksi tersebut, Satlantas Polres Malang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, prosedur penanganan kecelakaan, serta peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. (*)


























