Sidoarjo, Tagarjatim.id – Kuasa hukum keluarga RYS, aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Risang Bima Wijaya, menduga peristiwa kematian korban terjadi sebelum mobil dinas yang digunakannya memasuki area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Risang mengungkapkan, dugaan itu berdasarkan informasi dari keluarga dan rekaman CCTV yang memperlihatkan mobil dinas bernomor polisi M 1090 GP masuk ke kawasan bandara pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kami menduga peristiwa penghilangan nyawa terjadi di luar bandara. Kami tidak ingin mendahului proses penyelidikan kepolisian,” ujar Risang, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, lokasi penemuan jenazah RYS di dalam mobil dinas Pemkab Bangkalan pada Rabu (24/6/2026) diduga bukan tempat kejadian perkara (TKP) yang sesungguhnya.

“Tempat ditemukannya jenazah bukan merupakan lokasi terjadinya penghilangan nyawa. Kami menduga kejadian itu berlangsung di tempat lain,” katanya.

Risang menuturkan, sebelum mobil masuk kawasan Bandara Juanda, RYS masih sempat berkomunikasi dengan suaminya pada Sabtu pagi. Ia menduga saat kendaraan itu memasuki bandara, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, mobil tersebut diduga dikendarai oleh seorang pria bermasker dan berkacamata, bukan oleh RYS.

Keluarga juga mengetahui bahwa RYS sempat berada di wilayah Batu dan Pujon, Kabupaten Malang, pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Di lokasi itu, korban sempat membagikan lokasi keberadaannya melalui status media sosial dan meminta sejumlah dokumen keluarga untuk difoto lalu dikirimkan kepadanya.

“Korban sempat meminta beberapa dokumen, seperti Kartu Keluarga, untuk difoto dan dikirimkan kepada dirinya guna kebutuhan tertentu,” jelas Risang.

Sementara itu, Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus kematian RYS. Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, mengatakan pihaknya terus mengumpulkan data pendukung dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami dari kepolisian, khususnya Polresta Sidoarjo, masih terus melakukan pendalaman, mengumpulkan data-data, dan memeriksa saksi-saksi,” kata Novi.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08