Sidoarjo, Tagarjatim.id – Rutan Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, memindahkan 260 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke sejumlah lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jawa Timur. Pemindahan yang berlangsung selama lima hari itu dilakukan untuk mengurangi kepadatan penghuni yang melebihi kapasitas rutan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo menyebut jika jumlah penghuni Rutan Medaeng sebelum adanya pemindahan tercatat mencapai 2.858 WBP. Angka tersebut melebihi kapasitas hunian yang hanya mampu menampung 1.026 orang.

“Kondisi hunian di sini sudah sangat padat. Pemindahan ini merupakan upaya untuk mengurangi tingkat overkapasitas,” kata Tristiantoro, Senin (15/6/2026).

Tristiantoro menjelaskan pemindahan WBP dilakukan secara bertahap mulai Senin (08/06) hingga Jumat (12/06). Petugas rutan bersama aparat kepolisian mengawal seluruh proses pemindahan untuk menjaga keamanan perjalanan.

“Kami berkoordinasi erat dengan personel Polri untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perjalanan,” ujarnya.

Pada tahap pertama, Rutan Medaeng memindahkan 62 WBP ke Lapas Pemuda Madiun dan tiga WBP ke Lapas Madiun. Sehari setelahnya, Selasa (09/06), sebanyak dua WBP dikirim ke Lapas Pasuruan dan dua lainnya ke Lapas Malang.

Pemindahan kembali dilakukan pada Kamis (11/06). Sebanyak 37 WBP dikirim ke Rutan Situbondo, sedangkan Lapas Probolinggo dan Lapas Bondowoso masing-masing menerima dua WBP.

“Untuk Jumat (12/06) dini hari kemarin, kita memindahkan sebanyak 150 WBP menuju Lapas Pemuda Madiun,” pungkasnya.

Ia memastikan seluruh rangkaian pemindahan berjalan aman tanpa gangguan keamanan. Setelah proses tersebut, Rutan Medaeng tetap melanjutkan pengelolaan hunian dan pembinaan WBP sesuai kondisi terbaru yang kini menyisakan 2598 Warga Binaan. (*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08