Kabupaten Kediri, Tagarjatim.id – Pemerintah Kabupaten Kediri memberangkatkan sebanyak 1.213 calon jamaah haji dari kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Para jamaah yang tergabung dalam empat kloter diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci.
Calon jamaah haji tertua, Marsiyah yang berusia 105 tahun dan tergabung dalam Kloter 112, diberangkatkan pada Rabu (20/5/2026) siang. Sementara tiga kloter lainnya telah lebih dahulu diberangkatkan sehari sebelumnya.
Sebelum proses pemberangkatan Kloter 112, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyempatkan diri menyapa para calon jamaah yang telah bersiap di dalam bus.
Dalam kesempatan itu, Mas Dhito berpesan agar seluruh jamaah tetap saling menjaga dan membantu satu sama lain selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Terlebih, terdapat rentang usia jamaah yang cukup jauh, mulai usia muda hingga lanjut usia.
“Tadi dalam satu bus ada yang usianya 105 tahun ada yang usianya 22 tahun. Artinya yang 22 tahun ini membantu yang 105 tahun kalau ada hal-hal yang diperlukan nantinya di Saudi,” kata Mas Dhito mencontohkan.
Kloter 112 yang diberangkatkan siang itu terdiri dari 148 jamaah. Sementara tiga kloter sebelumnya meliputi Kloter 109 sebanyak 322 jamaah, Kloter 110 sebanyak 373 jamaah, dan Kloter 111 sebanyak 370 jamaah.
Selain mengingatkan pentingnya kebersamaan selama menjalankan ibadah haji, Mas Dhito juga menitipkan pesan khusus kepada para jamaah untuk mendoakan Kabupaten Kediri.
“Minta didoakan supaya Kabupaten Kediri tetap guyub rukun ayem tentrem,” tandas orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut. (*)























