Tagarjatim.id – Industri kerajinan kulit di Jawa Timur terus berkembang sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional. Sentra kerajinan kulit di wilayah seperti Tanggulangin, Sidoarjo hingga Magetan berhasil melahirkan berbagai UMKM unggulan dengan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar ekspor.
Di kawasan Tanggulangin, Sidoarjo, industri tas dan produk kulit telah menjadi identitas ekonomi kreatif daerah sejak puluhan tahun lalu. Salah satu pelaku usaha yang cukup dikenal adalah PABRIK TAS dan SOUVENIR KULIT ASLI PREMIUM yang fokus memproduksi tas kulit, dompet, hingga souvenir premium berbahan kulit asli untuk kebutuhan korporasi dan custom merchandise. Produk-produk berbasis handmade dengan desain eksklusif menjadi daya tarik utama bagi pasar B2B dan kebutuhan perusahaan.
Selain itu, NAWIE’S LEATHER juga menjadi salah satu UMKM yang berkembang pesat di Tanggulangin. Usaha ini dikenal menghadirkan produk tas dan aksesoris kulit dengan desain modern yang menyasar pasar anak muda hingga konsumen premium. Inovasi desain serta pemasaran digital membuat produk lokal Tanggulangin tetap kompetitif di tengah gempuran produk impor.
Nama lain yang cukup populer adalah Bandara Tas Tanggulangin Sidoarjo yang menjadi salah satu pusat belanja tas kulit dan koper terbesar di kawasan tersebut. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan, reseller, hingga pelaku usaha retail yang mencari produk kulit dalam jumlah besar. Sementara Gugum Craftsman Leather Jacket dikenal melalui produk jaket kulit handmade dengan kualitas jahitan yang kuat dan desain khas biker maupun casual fashion.
Tak hanya Tanggulangin, sentra kulit Magetan juga menjadi kekuatan besar industri kulit Jawa Timur. Kawasan Sentra Kulit Magetan dan Pengrajin Kulit Magetan dikenal memproduksi sepatu, sandal, dompet, jaket hingga ikat pinggang berbahan kulit asli dengan harga kompetitif. Produk-produk dari Magetan banyak dipasarkan ke kota besar di Indonesia dan mulai menembus pasar luar negeri.
Salah satu inovasi menarik datang dari UMKM ecoprint kulit di Magetan yang berhasil menembus pasar Prancis, Swiss hingga Amerika Serikat melalui produk kulit bermotif alami berbasis handmade. Selain itu, perusahaan seperti UD. Antique Jaya Leather juga dikenal bergerak dalam produksi kulit berkualitas ekspor untuk kebutuhan furniture dan industri kreatif.
Melihat perkembangan tersebut, industri kerajinan kulit Jawa Timur dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang, khususnya pada sektor B2B, corporate merchandise, fashion premium, hingga pasar ekspor berbasis produk handmade berkualitas tinggi.(*)























