Kota Batu, Tagarjatim.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu meluncurkan program penguatan karakter bertajuk Festival Idul Adha “Operasi Anak Sholeh” menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Program tersebut digelar untuk membentuk karakter religius, kedisiplinan, empati sosial, serta memperkuat akhlak mulia siswa melalui aktivitas sederhana di lingkungan keluarga.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari menjelang Idul Adha dengan mengusung misi bertajuk “2 Hari Surga”.
“Esensi utama kegiatan ini adalah mengajak anak-anak menjalankan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah sekaligus membangun karakter positif sejak dini,” ujar Alfi, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas, melainkan harus melibatkan lingkungan keluarga sebagai pusat pembentukan kebiasaan anak sehari-hari.
“Kalau hanya mengandalkan teori di sekolah, hasilnya sering tidak bertahan lama. Karena itu kami ingin pendidikan karakter benar-benar dipraktikkan langsung di rumah bersama keluarga,” jelasnya.
Selama program berlangsung, para siswa akan mengikuti berbagai tantangan harian atau daily challenge yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Beberapa di antaranya seperti sahur dan buka puasa bersama keluarga, menjaga emosi selama dua hari tanpa marah, menabung di celengan kurban, menjaga salat dan mengaji, hingga berbagi kepada sesama.
Tak hanya itu, siswa juga diajak menulis surat cinta untuk orang tua dengan tema “Aku Ingin Menjadi Nabi Ismail Kecil” sebagai bentuk pembelajaran tentang nilai keikhlasan dan ketaatan.
Nilai-nilai tersebut kemudian dirangkum dalam akronim OPERASI, yakni Optimis, Patuh, Empati, Rajin salat dan puasa, Amanah, Sabar, serta Ikhlas.
“Tujuannya agar anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kepedulian sosial yang kuat,” terang Alfi.
Ia menambahkan, siswa yang berhasil menyelesaikan seluruh tantangan dalam program tersebut akan mendapatkan piagam penghargaan resmi dari Disdik dan Kemenag Kota Batu sebagai bentuk apresiasi.
Menurut Alfi, kolaborasi antara dunia pendidikan dan Kemenag menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda Kota Batu yang religius sekaligus berkarakter kuat di tengah tantangan era digital saat ini.
“Semua yang berkaitan dengan penguatan karakter siswa akan terus kami dorong demi pendidikan Kota Batu yang lebih baik. Kami ingin anak-anak tumbuh pintar otaknya sekaligus mulia akhlaknya,” tandasnya.(*)

























