Ngawi, Tagarjatim.id – Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Kamis (30/4/2027) dinihari.

Korban kecelakaan maut kereta api diketahui bernama Mia Citra Rumaisha (25), usai di semayamkan di rumah duka dan di salatkan di masjid, jenazah di makamkan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) oleh pihak keluarganya.

Berdasarkan informasi, Mia merupakan korban ke-16 yang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (27/4/2026). Pasca kecelakaan, korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Bekasi, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu pagi.

Jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di wilayah Tambun, Bekasi. Pada hari yang sama, jenazah kemudian diberangkatkan ke Ngawi di rumah duka orang tuanya di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Ngawi.

Mia Citra merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, putri pasangan Muhammad Hamid (56) dan Harmimah Wati (55). Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat.

Orang tua korban, Muhammad Hamid, mengatakan, saat kejadian putrinya dalam perjalanan pulang dari tempat bekerja di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Selama lima tahun terakhir Mia rutin menggunakan KRL untuk berangkat dan pulang kerja.

“Putrinya itu kebetulan berada di gerbong khusus wanita. Saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari kantor,” ungkap Hamid.

Akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut kaki kanan putrinya terjepit. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas penyelamat yang telah berupaya mengevakuasi dan menangani korban.

“Anak saya sempat dirawat kurang lebih 24 jam hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ia tidak menyangka anaknya akan meninggal dunia, karena sempat ngobrol seperti biasanya. Tapi semua sudah takdir Allah,” tuturnya.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33