Lamongan, Tagarjatim.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Sebuah dump truck mengalami patah as (poros) yang diduga akibat kelebihan muatan, sehingga menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Mereka juga dibantu personel Polsek Paciran yang sedang melakukan patroli di wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, dump truck bernomor polisi W-89xx-NU yang dikemudikan M (49), warga Kecamatan Brondong, melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya mengalami kerusakan mendadak.
Sesampainya di lokasi kejadian, bagian as kendaraan tiba-tiba patah sehingga truk tidak dapat dikendalikan. Muatan yang dibawa pun terjatuh ke sisi kiri jalan.
Pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi W-10xx-RE yang dikemudikan D (37), warga Kecamatan Laren, tengah dalam kondisi terparkir di sekitar lokasi. Muatan truk yang jatuh kemudian mengenai area sekitar dan menyebabkan kerusakan material pada kendaraan tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil dilaporkan terjadi akibat kerusakan kendaraan,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi kendaraan, hingga mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.
Upaya cepat tersebut berhasil menjaga kondisi lalu lintas tetap terkendali meski sempat terjadi gangguan akibat muatan truk yang berserakan di jalan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.
Selain itu, pengemudi juga diminta untuk tidak membawa muatan melebihi kapasitas, serta rutin memeriksa komponen vital seperti roda dan poros kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.(*)

























