Sidoarjo, tagarjatim.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo memperketat pengawasan kesehatan terhadap 431 calon jemaah haji (CJH) kategori lanjut usia (lansia). Langkah ini bertujuan memastikan kondisi fisik jemaah tetap stabil sebelum memasuki asrama haji dan bertolak ke Tanah Suci pada akhir April 2026.

​Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo, Hamim Thohari, menjelaskan bahwa jemaah lansia tersebut merupakan bagian dari total 2.691 CJH asal Sidoarjo yang dijadwalkan berangkat tahun ini.

WhatsApp Image 2026 04 19 at 10.44.51

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 45 orang berusia antara 76 hingga 90 tahun, sementara 386 orang lainnya berada pada rentang usia 65 hingga 75 tahun.

​”Pemeriksaan kesehatan terus kami pantau, khususnya bagi jemaah lansia, terutama yang berusia di atas 75 tahun,” kata Hamim, Minggu (19/04/2026).

​Kemenag memgoptimalkan pengawasan, Kemenag menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Sidoarjo untuk melakukan penyisiran ulang terhadap jemaah yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi risiko medis sejak dini dan memberikan penanganan yang diperlukan sebelum keberangkatan.

​”Kami minta jemaah menjaga kondisi fisik agar tetap prima dan kuat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji, karena kepastian berangkat atau tidaknya itu tergantung dari rekomendasi tim medis,” ujarnya.

​Berdasarkan jadwal resmi, pemberangkatan jemaah haji asal Sidoarjo akan dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama dijadwalkan mulai berangkat pada Minggu, 26 April 2026 mendatang.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08