Penulis Aming Naqsabandi

Kediri, tagarjatim.com – Bandara Internasional Dhoho Kediri di Kediri, Jawa Timur, direncanakan beroperasi pada 15 Januari 2024. Untuk menyambut beroperasinya bandara ini Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyiapkan stand khusus bagi pelaku UMKM di lokasi bandara.

Bupati mengungkapkan bandara ini merupakan bandara yang dimiliki masyarakat Jawa Timur. Untuk itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan gubernur, terkait daerah yang akan mengisi gerai UMKM.

Dirinya menilai perlu ada gerai UMKM yang menyajikan produk dari UMKM Kediri dan sekitarnya, sehingga nantinya dapat menampilkan kekhasan masing-masing daerah sebagai media promosi.

“Kita akan mengajak kota atau kabupaten lain untuk memasukkan produk yang sudah dikurasi yang betul-betul bisa dinikmati pengunjung Bandara Dhoho,” katanya Jumat (5/1/2024).

Terkait beroperasinya bandara, bupati muda berkacamata tersebut mengungkapkan dalam kurun 10 hari ke depan bandara yang berada di lereng Gunung Wilis ini sudah bisa beroperasi secara komersil.

“Kalau tidak ada perubahan jadwal, semoga bandara bisa beroperasi pada 15 Januari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro (Kopusmik)Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati mengatakan dari kurang lebih 9.800 UMKM binaan, terdapat 60 UMKM kategori makanan dan minuman yang siap ditampilkan di bandara.

Sedangkan tempat yang disiapkan bagi pelaku UMKM di bandara sebanyak 3 gerai. Tempat tersebut dibagi menjadi 3 klaster, yakni makanan minuman, kopi, serta craft.

“Stand sudah siap, produk juga siap, tinggal nanti pembenahan tempatnya,” pungkas Mamiek. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33