Sidoarjo, tagarjatim.id – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, menggelar Pekan Olahraga yang melibatkan interaksi langsung antara warga binaan dan petugas. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sekaligus implementasi program pembinaan bagi penghuni rutan.
Sebanyak 80 warga binaan yang berasal dari empat blok hunian berpartisipasi dalam kompetisi ini. Setiap blok mengirimkan 20 perwakilan yang sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh wali blok guna memastikan kesiapan fisik dan kedisiplinan peserta.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menjelaskan bahwa ajang ini bertujuan untuk memperkuat interaksi positif di lingkungan rutan melalui aktivitas fisik yang terukur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kesehatan fisik, serta menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin dan kerja sama,” ujar Tristiantoro di Sidoarjo, Kamis (16/4/2026).
Pihak panitia menyelenggarakan berbagai cabang olahraga, meliputi bola voli, tenis meja, catur, hingga tarik tambang. Pada cabang voli dan tenis meja, pertandingan sengit terjadi saat tim petugas rutan turun ke lapangan untuk bertanding melawan tim warga binaan.
Tristiantoro menilai, keterlibatan petugas dalam pertandingan bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk memantau perkembangan karakter para penghuni selama masa pembinaan.
“Sportivitas adalah cerminan keberhasilan pembinaan karakter, baik bagi warga binaan maupun pegawai,” tuturnya.
Program ini mengacu pada kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Selain aspek kesehatan, olahraga dianggap mampu mereduksi tekanan psikologis yang kerap dialami warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Menurut Tristiantoro, aktivitas luar ruang yang kompetitif namun sehat dapat menciptakan stabilitas keamanan di lingkungan rutan.
“Pembinaan melalui olahraga dinilai efektif untuk menjaga kondisi psikologis warga binaan sekaligus menciptakan suasana rutan yang kondusif,” ucap Tristiantoro.
Pekan olahraga ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan pengawasan ketat dari personel pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib namun tetap humanis.(*)



























