Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Kepolisian Resor ( Polres) Malang memastikan tidak terjadi aksi panic buying bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, berdasarkan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Selasa (31/3/2026).

Menurut Taat, kondisi distribusi dan pembelian BBM di wilayah Kabupaten Malang hingga saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali.

“Situasi per hari ini masih kondusif, belum ada potensi atau indikasi adanya permasalahan,” ujarnya saat menghadiri acara halalbihalal bersama Pokja Jurnalis Pos Malang (JPM), Selasa (31/3/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah beredarnya isu kenaikan harga BBM yang ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut bahkan memicu kekhawatiran masyarakat di sejumlah daerah, sehingga muncul laporan pembelian BBM dalam jumlah besar secara tiba-tiba.

Namun demikian, Pemerintah Pusat belum ada pengumuman resmi  terkait kenaikan harga BBM pada 1 April 2026. Meski begitu, kekhawatiran terhadap potensi kelangkaan sempat mendorong perilaku panic buying di beberapa wilayah lain.

Di Kabupaten Malang sendiri, kondisi di lapangan terpantau normal. Antrean di sejumlah SPBU, mulai dari Kecamatan Bululawang hingga Kepanjen, terlihat berjalan seperti hari-hari biasa tanpa lonjakan signifikan. Pemantauan ini dilakukan sejak pagi hingga malam hari.

Kapolres juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada instruksi khusus dari Polda Jawa Timur maupun Mabes Polri terkait penanganan situasi darurat BBM.

“Kalau memang sudah ada indikasi gangguan, pasti sudah ada petunjuk, baik melalui rapat koordinasi maupun perintah tertulis. Tapi sampai hari ini belum ada,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketiadaan instruksi tersebut menjadi indikator bahwa kondisi secara nasional juga masih relatif aman. Meski demikian, Polres Malang tetap menjalankan fungsi pengawasan dan analisis potensi kerawanan wilayah.

“Secara umum masih baik-baik saja. Belum ada panic buying dari masyarakat, situasi masih landai,” katanya.

Pihak kepolisian juga belum mengambil langkah khusus karena situasi dinilai belum memerlukan tindakan tambahan. Namun, Polres Malang akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap mengambil langkah jika diperlukan.

“Kami berharap kondisi ini tetap kondusif dan tidak terjadi panic buying di wilayah Kabupaten Malang,” pungkasnya. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33