Gresik, Tagarjatim.id – Pada momen istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-52 dan Hari Jadi ke-539 Kabupaten Gresik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, berhasil meraih penghargaan sertifikat kinerja pengelolaan sampah menuju kabupaten bersih dari Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Kementrian Lingkungan Hidup.
Dalam keterangannya, Bupati Gresik Haji Fandi Akhmad Yani menyatakan, penghargaan Kabupaten Bersih tersebut menjadi simbol akan adanya pengakuan di tingkat nasional atas komitmen dan kerja kolektif masyarakat Gresik, dalam menjaga kebersihan serta meningkatkan tata kelola lingkungan secara berkelanjutan.
Gus Yani, panggilan akrab Bupati Gresik ini juga menyampaikan ucapan rasa syukurnya dan sekaligus mengaitkan momentum penerimaan penghargaan Kabupaten Bersih ini, dengan peringatan Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik ke- 52 dan Hari Jadi Gresik ke- 539.
“Alhamdulillah puji syukur di momen hari HUT Pemkab yang ke-52 dan Hari Jadi Gresik yang ke-539. Ada satu prestasi dalam kategori Kabupaten Bersih di tahun 2025. Ini menjadi satu penghargaan dari masyarakat Kabupaten Gresik,” ucap Gus Yani dengan nada bahagia, Jum’ at (27/02/2026).
Masih menurut Gus Yani, selain mendapat penghargaan sertifikat menuju kabupaten bersih, Pemkab Gresik juga menerima hadiah berupa tiga unit motor sampah sebagai dukungan operasional untuk memperkuat layanan pengelolaan sampah di lapangan.
Pemberian penghargaan dan hadiah tersebut tidak terlepas dari peran serta masyarakat Gresik, dalam melaksanakan pengelolaan sampah. Contohnya pengolahan sampah yang dilakukan oleh warga masyarakat di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, yang telah berhasil dalam pengelolaan sampah Zero Waste.
Menurutnya sampah yang berada di desa tersebut telah diolah setiap rumah menggunakan teknik biopori.
“Jadi sampah organik di pilah, kemudian sisa makanan dibuang di biopori tersebut. Mudah-mudahan Desa Raduboto bisa menjadi inspirasi desa-desa yang lain. Kemudian ada Kelurahan Sukorame juga mendapatkan penghargaan sebagai desa Kelurahan Proklim terbaik Nasional,” jelasnya.

Pihaknya berharap di momentum peringatan HUT dan Hari Jadi Kabupaten Gresik ini jadi pemicu Pemkab Gresik semakin baik dan maju. “Mudah-mudahan ke depan Gresik semakin asri sesuai dengan program prioritas Bapak Presiden kita, aman, sehat, resik, dan indah,” harapnya.
Sementara itu Andri Sulandra, warga Gresik yang merupakan Kades Randuboto mengungkapkan suka citanya di perayaan HUT Pemkab yang ke-52 dan Hari Jadi Gresik yang ke-539, atas terpilihnya desa yang dipimpinnya menjadi desa terbaik dalam pengelolaan sampah melalui gerakan pembuatan biopori di setiap rumah.
“Ini wujud kepedulian warga kami akan kebersihan lingkungan. Semoga hadiah motor roda tiga ini makin menjadi penyemangat warga kami untuk terus berpartisipasi dalam menciptakan kebersihan di Gresik,” ucap Sulandra.
Tidak hanya Desa Randuboto, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik, juga menerima pemberian satu unit motor sebagai kategori Kelurahan Proklim terbaik yang konsisten menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu satu unit motor juga diserahkan untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun atas keberhasilannya mengelola sampah anorganik.
Serta tambahan satu unit motor diberikan kepada Pondok Pesantren Darut Taqwa Suci atas komitmennya dalam penguatan pengelolaan sampah di lingkungan pondok.
Untuk diketahui, penghargaan kota bersih yang diterima secara langsung dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq tersebut, diarak menggunakan becak listrik keliling kota Gresik, oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Forkopimda, dan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Arak-arakan sertifikat penghargaan “Kabupaten Bersih” dari Kementrian Lingkungan Hidup itu melintasi jalanan kota kurang lebih sejauh 2,7 kilometer, mulai dari Stadion Gelora Joko Samudro ( Gejos) menuju Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Jaksa Agung Gresik.
Selain mengarak sertifikat penghargaan Adipura, Bupati Yani juga memberikan bantuan paket sembako kepada pasukan kuning (petugas kebersihan) dan petugas pertamanan. (*)ADV























