Kota Batu, tagarjatim.id – Pemerintah Kota Batu mengeluarkan sejumlah himbauan dan aturan kepada masyarakat serta wisatawan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan Kota Batu sebagai daerah tujuan wisata utama di Jawa Timur.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyampaikan bahwa momentum Nataru selalu dibarengi dengan peningkatan aktivitas masyarakat dan lonjakan kunjungan wisatawan. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kedisiplinan semua pihak agar perayaan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.
“Perayaan silakan dilakukan, tetapi harus tetap mengedepankan ketertiban umum, keamanan, dan keselamatan. Kota Batu adalah kota wisata, sehingga kenyamanan masyarakat dan pengunjung wajib kita jaga bersama,” ujar Heli Suyanto, Minggu (21/12/2025).
Heli menegaskan, Pemkot Batu tidak melarang aktivitas perayaan seperti penggunaan kembang api maupun sound system, namun penggunaannya harus dibatasi agar tidak mengganggu ketertiban umum dan fasilitas publik. Pemerintah daerah akan melakukan pengawasan ketat bersama TNI dan Polri di sejumlah titik rawan, mulai kawasan wisata, pusat keramaian, hingga lokasi ibadah.
“Pengamanan terpadu sudah kami siapkan. Penertiban juga akan dilakukan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk PKL liar dan parkir sembarangan,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot Batu mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, kemacetan, maupun konflik sosial. Seluruh pengguna jalan diminta mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan selama libur akhir tahun serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami minta semua pihak patuh terhadap rekayasa lalu lintas dan arahan petugas. Ini demi kelancaran dan keselamatan bersama,” katanya.
Pemkot Batu juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana mengingat perayaan Nataru bertepatan dengan musim hujan. Seluruh perangkat daerah diminta siaga untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama masa libur panjang.
“Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem terus kami tingkatkan. Seluruh jajaran kami siagakan agar pelayanan publik dan pengamanan masyarakat tetap maksimal selama Nataru,” pungkas Heli Suyanto. (*)



















