Kabupaten Kediri, Tagarjatim.id – Seorang pelajar berinisial MZH (12), warga Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, meninggal dunia setelah tenggelam di bekas galian C di Dusun Gebangkerep, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Jumat (26/6/2026).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat korban bersama seorang rekannya memancing di lokasi bekas galian untuk mengisi waktu libur sekolah. Saat mencari pijakan di tepi galian, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam air dan tenggelam.
Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Kediri, David Mauris Winata, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.20 WIB. Setelah menerima laporan, tim gabungan bersama warga langsung bergerak melakukan pencarian.
“Begitu menerima laporan, tim bersama unsur terkait dan warga langsung melakukan pencarian secara manual di lokasi kejadian,” ujar David.
Pencarian melibatkan Pemerintah Desa Tarokan, Polsek Tarokan, Babinsa, Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Tarokan, BPBD Kabupaten Kediri, serta warga sekitar. Petugas menggunakan empat pelampung, empat helm keselamatan, dan satu tali penyelamat.
Tak berselang lama, korban berhasil ditemukan di sekitar lokasi awal tenggelam.
“Korban berhasil ditemukan di sekitar lokasi tenggelam dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah David.
Saat proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan sehingga membantu proses evakuasi di lapangan. David mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa libur sekolah.
Menurutnya, bekas galian C yang terisi air memiliki kedalaman dan kontur dasar yang tidak merata sehingga sangat berbahaya apabila digunakan sebagai lokasi bermain maupun memancing.
Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat menghindari aktivitas di kawasan bekas tambang yang tidak diperuntukkan sebagai tempat rekreasi demi mencegah kejadian serupa terulang. (*)


























